Peternakan di Pemukiman Padat Penduduk Sebaiknya Direlokasi
Papua60detik - Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnak & Keswan) Kabupaten Mimika drh Sabelina Fitriani menyarankan peternakan babi di dalam pemukiman padat penduduk sebaiknya direlokasi.
"Tahun ini kita akan kunjungi kemudian kita lakukan sosialisasi untuk menyampaikan itu kemudian kita akan lihat pembuangannya seperti apa dan kita hanya bisa menyarankan untuk relokasi. Kalau kita masuk yang memerintahkan, melarang langsung memindahkan itu kan tidak mudah ya. Itu harus pendekatan persuasif kemudian harus ada juga instansi-instansi lain yang juga ikut untuk dalam upaya relokasi itu," ungkapnya usai RDP dengan Komisi B DPRD Mimika, Jumat (10/3/2023).
Tahun ini, Disnak & Keswan baru akan sosialisasi dan memeriksa kebersihan lingkungan kandang untuk memastikan warga sekitar tidak terganggu peternakan babi.
Disnak & Keswan juga akan membagikan bahan atau zat kimia yang dapat membantu mengurangi bau dari limbah yang dihasilkan kandang babi.
Ia mengakui, merelokasi peternakan babi bukanlah hal mudah. Terutama, tak semua peternak babi punya lahan di luar atau pinggir kota Timika.
"Seandainya dia tidak punya lahan lain, hanya punya di situ, itu kan susah. Pemerintah menyediakan lahan itu besar sekali biayanya jadi memang susah," ungkapnya. (Faris)