Petugas Sampah Mogok Kerja, Komisi IV DPRK Mimika Jadwalkan RDP dengan DLH
Papua60detik - Petugas pengangkut sampah di bawah naungan Dinas Lingkungan Hidup aksi mogok kerja, Senin (9/3/2026).
Akibatnya, proses pengangkutan sampah di dalam Kota Timika sempat lumpuh total sejak pagi. Sampah terlihat menumpuk di sejumlah ruas jalan karena tidak ada armada truk pengangkut yang beroperasi.
Aksi mogok sudah berlangsung sejak subuh, sebelum akhirnya aktivitas pengangkutan kembali normal pada siang hari.
Para sopir truk bersama petugas pengangkut sampah sempat berkumpul di pangkalan di Kantor DLH lama, Jalan Cenderawasih. Mereka sepakat tidak melakukan aktivitas kerja sehingga tidak satu pun armada yang keluar beroperasi.
Merespons kondisi tersebut, Komisi IV DPRK Mimika langsung turun tangan dan menjadwalkan pemanggilan terhadap DLH Mimika serta perwakilan pekerja untuk melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP).
Anggota Komisi IV DPRK Mimika, Abrian Katagame, mengatakan pihaknya perlu mendengar langsung penjelasan dari DLH maupun para pekerja agar persoalan ini bisa diselesaikan dengan baik.
"Kami melihat langsung kondisi di lapangan, memang sempat terjadi penumpukan sampah karena petugas mogok. Komisi IV akan memanggil DLH dan perwakilan pekerja untuk RDP supaya kita cari solusi bersama dan kejadian seperti ini tidak boleh terulang lagi," ujar Abrian dalam rilis tertulisnya.
Hal senada disampaikan Anggota Komisi IV DPRK Mimika, Simson Gujangge, yang juga turun langsung mengecek aktivitas pengangkutan sampah. Ia menegaskan pelayanan kebersihan merupakan kebutuhan masyarakat yang tidak boleh terganggu.
Komisi IV DPRK Mimika menjadwalkan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan DLH Mimika dan perwakilan petugas pengangkut sampah pada Selasa, 10 Maret 2026, guna mencari solusi bersama serta memastikan pelayanan kebersihan di Kabupaten Mimika tetap berjalan.
"Pelayanan sampah ini menyangkut kepentingan masyarakat luas. Karena itu kami turun langsung melihat kondisi di lapangan dan berdiskusi dengan petugas. Komisi IV akan menjadwalkan RDP dengan DLH agar semua persoalan bisa dibuka dan diselesaikan," kata Simson. (Martha)