Pj Bupati Mimika Tegaskan Penerimaan CPNS Tidak Ada Istilah Cawe-Cawe
Pj Bupati Mimika, Valentinus S Sumito, Foto; Martha/ Papua60detik
Pj Bupati Mimika, Valentinus S Sumito, Foto; Martha/ Papua60detik

Papua60detik - Pj Bupati Mimika, Valentinus S Sumito memastikan dengan sistem yang berlaku sekarang, penerimaan CPNS tanpa kecurangan.

Tes penerimaan CPNS saat ini menggunakan Computer Assisted Test (CAT) yaitu metode seleksi yang menggunakan komputer untuk menilai kompetensi calon pegawai.

"Semua sudah pakai sistem CAT, tidak ada lagi istilah mau melakukan cawe-cawe. Begitu Bapak/Ibu menjawab soal yang ada di komputer, saat itu juga akan tampil jawaban benar atau salah. Dan akhir dari seleksi tersebut itu pasti langsung keluar hasil yang tidak bisa diubah," ujar Valentinus, Senin (18/11/2024).

Valentinus menegaskan, sistem CAT bertujuan untuk menghindari kesalahan yang terjadi selama ini, misalnya seorang kepala daerah menggunakan wewenangnya untuk menunjuk keluarga, kerabat, orang terdekatnya menjadi PNS. 

Sistem ini sudah digunakan di seluruh wilayah Indonesia bukan hanya di Kabupaten Mimika. Ketika seseorang ingin memaksakan keinginan untuk memasukkan keinginan pribadi itu sama saja dengan merusak sistem.

Dengan menggunakan sistem ini, Valentinus menyebut bahwa siapapun yang lolos adalah mereka yang mempersiapkan dirinya dengan baik dan punya komitmen menjadi seorang ASN.

Di wilayah Papua, sudah ada ketentuan penerimaan CPNS, 80 persen kuota milik OAP. 

"Aturan sudah jelas, 80 persen OAP. Di dalam sistem tersebut tidak menyebutkan suku atau apapun," pungkasnya.

Untuk diketahui, sebanyak 5.253 peserta mengikuti tes di Mimika, Senin (28/10/2024) lalu. (Martha)