Polisi Buru Pelaku Pembunuhan di Kilometer 11
Aparat kepolisian meminta keterangan warga untuk mencari keberadaan pelaku pembunuhan di Kilometer 11, Senin (11/4/2022). Foto: Salmawati Bakri/Papua60detik
Aparat kepolisian meminta keterangan warga untuk mencari keberadaan pelaku pembunuhan di Kilometer 11, Senin (11/4/2022). Foto: Salmawati Bakri/Papua60detik

Papua60detik - Aparat kepolisian telah mengantongi identitas pelaku pembunuhan di kilometer 11. Pengejaran pelaku dibantu masyarakat hingga Kepala Suku Nduga. 

Kasat Reskrim Polres Mimika Iptu Bertu Haridyka Eka Anwar mengatakan, pelaku berinisial LL merupakan keponakan korban sendiri. 

Sebelum membunuh korban, pelaku masih sempat tidur bersama-sama keluarga korban di honai. 

"Ini murni tindak pidana pembunuhan. Laporannya juga sudah ada dan kita lakukan penyelidikan," ujar Bertu saat ditemui di Kamar Jenazah RSUD Mimika, Senin (11/4/2022).

"Pelaku masih dalam pengejaran. Identitasnya sudah kita kantongi. Memang sudah ada parang yang disiapkan. Dia (pelaku-red) bawa dari rumah," ujarnya. 

Ia menjelaskan, pada saat itu korban hendak keluar mencari anaknya. Namun tiba-tiba pelaku membacok korban di TKP yang tidak jauh dari honai tempat peristirahatan mereka. 

"Korban akan dibawa ke rumah duka dan dikubur di SP1," kata Bertu.

Sementara itu, NG salah satu saksi yang melihat kejadian tersebut, mengaku sempat mengejar pelaku. Namun lantaran melihat korban sudah bersimbah darah, saksi merasa pusing hingga terjatuh saat mengejar pelaku.

Pelaku yang dikejar oleh saksi pun kemudian membuang parangnya dan berlari ke dalam hutan.

"Sa anyam noken depan rumah. Dan dengar ada bunyi seng dipukul. Ternyata ada mama yang tergeletak di tanah sudah ditebas pakai parang," ujarnya. 

"Sa berteriak, berteriak, berteriak, lalu palang di sana (sambil menunjuk ke arah hutan). Tapi tidak dapat laki-laki itu," kata NG. (Salmawati Bakri)