Polisi Olah TKP Penembakan Warga Sipil di Nduga
Papua60detik - Satreskrim Polres Nduga bersama Satgas Damai Cartenz olah TKP penembakan dua belas warga sipil di Kampung Nogulait, Distrik Kenyam pada Sabtu (16/7/2022).
Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal mengatakan, olah TKP dilakukan di empat titik, tempat ditemukannya para korban.
"Ada empat titik yang jaraknya tidak berjauhan. Rangkaian peristiwa pertama diawali dari dalam kios korban. Mereka memerintahkan laki-laki keluar dan mengancam ibu dan anak yang selamat. Mereka membunuh enam orang yang ada di kios itu, termasuk tetangga yang ada," ujarnya saat ditemui, Minggu (17/7/2022) sore.
Ia menyebut, pada saat peristiwa itu terjadi, ada truk yang melintas dan diberondong tembakan oleh kelompok tersebut.
"Satu warga yang mengendarai sepeda motor juga jadi sasaran mereka," kata Kamal.
Aksi penembakan tersebut mengakibatkan 12 warga sipil jadi korban, 10 di antaranya meninggal dunia dan dua orang luka-luka.
"TKP yang supir Bupati Nduga dari arah Batas Batu menuju ke Kenyam dihentikan lalu dieksekusi oleh KKB," ujarnya menambahkan.
Aparat gabungan TNI-Polri saat ini masih mendalami penyelidikan motif dan pengejaran terhadap pelaku.
"Kita sayangkan, karena tokoh agama juga jadi sasaran senjata api," ujarnya.
Setelah olah TKP, polisi menyimpulkan pimpinan KKB Nduga, Egianus Kogoya turut serta dalam serangan senjata api itu.Hal itu diperkuat dari bukti gambar yang diperlihatkan saksi. (Amma)