PTFI Lanjutkan Edukasi & Pemeriksaan Kesehatan Mata Pelajar SMPN 4 Nabire
Papua60detik - Dalam rangka memperingati HUT ke-80 Republik Indonesia, PT Freeport Indonesia (PTFI) melanjutkan komitmennya di bidang kesehatan dengan menggelar kegiatan edukasi dan pemeriksaan kesehatan mata bagi pelajar tingkat menengah pertama di Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah.
Setelah sebelumnya menyelenggarakan kegiatan serupa di SMPN 1 Nabire, program berlanjut selama.dua hari di SMPN 4 Nabire, mulai Kamis (7/8/2025).
Baca Juga: RSUD Mimika Tambah Ruang Rawat Inap
Kegiatan ini terselenggara atas dukungan Persatuan Dokter Spesialis Mata Indonesia (Perdami) Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan Nabire.
Kepala Sekolah SMPN 4 Nabire, Suwandi menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat.
"Kami merasa sangat bersyukur dan bangga karena sekolah kami dipilih sebagai lokasi kegiatan ini," ucapnya.
Selain edukasi menjaga kesehatan mata dan pemeriksaan mata, siswa yang terdeteksi mengalami gangguan mata akan menerima bantuan kacamata gratis dari PTFI.
Mewakili Pimpinan PTFI, Director & Executive Vice President (EVP) Sustainable Development Claus Wamafma menjelaskan kegiatan ini merupakan wujud nyata nilai-nilai perusahaan PTFI yaitu SINCERE (Safety, Integrity, Commitment, Excellence, Respect).
Ia menjelaskan dari sisi Safety karena kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keselamatan dan kesehatan mata anak-anak, yang sangat penting untuk aktivitas sehari-hari.
"Integrity dan Commitment karena ini adalah komitmen perusahaan untuk terus memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat sekitar wilayah operasional," jelas Claus.
Ia mengatakan, anak-anak adalah aset bangsa. Menjaga kesehatan mata sejak dini sangat penting karena mereka adalah calon pemimpin masa depan.
"Freeport hadir di Nabire untuk mempertegas komitmen sebagai perusahaan yang bermanfaat dan memberikan dampak positif bagi masyarakat Papua Tengah khususnya Nabire," kata Claus
Sepanjang Agustus, PTFI menyelenggarakan berbagai kegiatan yang mengalirkan semangat nasionalisme dan gotong royong di lima titik lokasi kerja PTFI, dari hulu di Papua—meliputi Tembagapura, Kuala Kencana, dan Nabire hingga ke hilir di Gresik, Jawa Timur dan Jakarta. (Elias Douw)