Ratusan Sopir Angkot Merauke Temui Kapolres, Ada Apa?
Kapolres Merauke, AKBP Untung Sangaji menemui ratusan sopir angkot, Senin (25/4/2022). Foto: Eman Riberu/ Papua60detik
Kapolres Merauke, AKBP Untung Sangaji menemui ratusan sopir angkot, Senin (25/4/2022). Foto: Eman Riberu/ Papua60detik

Papua60detik - Seratusan sopir angkutan umum kota (angkot) di Kabupaten Merauke, Papua menemui Kapolres Merauke AKBP Untung Sangaji di Mapolres setempat, Senin (25/4/2022). 

Para sopir ini tergabung dalam Komunitas Sopir Angkot Flobamora Merauke.

Mereka secara langsung menemui Kapolres untuk mengadukan peristiwa penganiayaan yang dialami salah seorang sopir bernama Robertus Bau. 

Ketua Komunitas Sopir Angkot Flobamora di Merauke, Emanuel Natalis Taraneno mengungkapkan bahwa Robertus Bau dianaiya oleh sekelompok orang di Jalan Aliarkam, akibatnya rekan mereka menderita empat luka sayatan benda tajam di bagian tangan. 

"Robertus saat ini masih dirawat di rumah sakit akibat pembacokan itu. Kami ke polres untuk membuat laporan sekaligus meminta Pak Kapolres untuk menseriusi kasus ini, karena amat meresahkan," kata Emanuel. 

Robertus Bau dianiaya oleh delapan orang tak dikenal pada Sabtu (23/4/2022) malam, sekira pukul 20.30 WIT. Ketika itu, korban usai mengembalikan angkot kepada majikannya, berjalan kaki menuju rumahnya di Jalan Polder. Tiba di Jalan Aliarkam, Robertus dipalak oleh sekelompok orang. 

"Pertama diminta uang dan rokok, dia kasih. Mereka lalu minta dompet dan HP, Robertus tidak kasih. Mereka kemudian menyerang dia dengan parang, sehingga dia luka-luka. Telapak tangannya juga hampir putus," tuturnya. 

Eman menambahkan, para sopir angkot di Merauke kerap menjadi korban pemalakan dan pembacokan. Hal ini sangat meresahkan, karenanya polisi diminta untuk menangkap para pelaku kejahatan tersebut. 

Menanggapi aduan para sopir, Kapolres mengatakan, kepolisian setempat telah menindaklanjuti kasus tersebut sesuai mekanisme dan prosedur hukum yang berlaku. 

"Kami baru amankan dua pelaku yang diduga terlibat pengeroyokan itu. Saat ini masih dalam penyelidikan, kita akan mengejar dan menangkap pelaku lainnya. Termasuk mengejar pelaku pembacokan ibu dan anak di dekat Kampus Unmus," kata Untung. 

Mantan Kapolres Aceh Utara ini menambahkan bahwa masalah tersebut telah ditangani kepolisian, sehingga para sopir diharapkan dapat bersabar dan kembali beraktivitas seperti biasa. 

"Kasus ini sedang ditangani, jadi saya minta bapak-bapak bersabar dan menyerahkan kasus ini kepada kami," pungkasnya. (Eman Riberu)