Regsosek di Papua Baru 22 Persen
Rapat evaluasi hasil Wilkerstat dan sosialisasi sensus pertanian 2023 bersama perwakilan seluruh BPS di Provinsi Papua di Hotel Horison Diana, Kamis (3/11/2022). Foto: Faris/ Papua60detik
Rapat evaluasi hasil Wilkerstat dan sosialisasi sensus pertanian 2023 bersama perwakilan seluruh BPS di Provinsi Papua di Hotel Horison Diana, Kamis (3/11/2022). Foto: Faris/ Papua60detik

Papua60detik- Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Papua evaluasi hasil Wilayah Kerja Statistik (Wilkerstat) dan sosialisasi sensus pertanian 2023 bersama perwakilan seluruh BPS di Provinsi Papua di Hotel Horison Diana, Kamis (3/11/2022).

Kegiatan selama dua hari itu dihadiri peserta sebanyak 103 orang, terdiri dari 32 dari provinsi, 66 dari kabupaten, perwakilan OPD dua orang dan tiga peserta dari darma wanita BPS.

"Saya harap rapat evaluasi ini berjalan efektif dan tidak hanya membahas Wilkerstat tetapi juga membahas berbagai kegiatan yang menjadi tanggung jawab BPS Provinsi Papua. Saat ini BPS sedang melakukan pendataan Regsosek dan baru berjalan 22 persen padahal harusnya sudah berjalan 50 persen," kata Kepala BPS Provinsi Papua, Adriana Helena Carolina.

Ia mengapresiasi BPS Kabupaten Keerom dan Merauke yang telah melampaui target pendataan.

Adriana mengingatkan jajarannya, serius menjalankan program lain seperti, 'desa cantik' atau desa cinta statistik.

"Saya ingatkan kembali bahwa bapak ibu wajib memberikan output atau sesuatu yang bermanfaat bagi desa tersebut dan memberikan inovasi-inovasi yang dapat membantu pembangunan desa," katanya.

Plt Bupati Mimika, Johannes Rettob berharap ke depan Pemkab dan BPS kerja sama dan berkolaborasi dalam pendataan.

Menurutnya, pemerintah berkepentingan dalam ketersediaan data.

"BPS Mimika jika ada permasalahan silakan sampaikan kepada pemerintah, pemerintah akan membantu karena data merupakan dasar dalam pengambilan keputusan," kata John. (Faris)