Sah, Mimika Jadi Ibu Kota Papua Tengah
Papua60detik - Pemekaran Provinsi Papua Tengah sudah di depan mata. Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian bersama tim pemekaran sudah bertemu dengan para bupati termasuk Bupati Mimika, Eltinus Omaleng.
“Untuk Papua Tengah kami sudah ketemu dengan Menteri Dalam Negeri dan timnya di Jayapura,” katanya saat ditemui di Hotel Grand Mozza Timika, Rabu (8/9/2021).
Ia mengatakan dalam pertemuan itu, diputuskan Mimika menjadi ibu kota Provinsi Papua Tengah.
“Yang lengkap ada di Kabupaten Mimika. Jadi ibu kota tetap ada di Kabupaten Mimika,” tuturnya.
Keputusan pemekaran ini bakal disahkan dalam perundang-undangan yang akan diterbitkan pada tahun 2022. Karatekernya menyusul di tahun 2023.
Sementara untuk pemilihan gunernur defenitif sudah akan dilakukan di tahun 2024, sehingga anggaran KPU dan Bawaslu sudah akan masuk APBD 2022 nanti.
“Bawaslu provinsi, KPU Provinsi Papua Tengah itu sekalian kita mau anggarkan. Jadi akan pemilihan DPR itu satu kali jalan. DPR Provinsi Papua Tengah, DPR kota madya terus kabupaten. Jadi tiga kali kita anggarkan. Nanti itu ada dalam anggaran perubahan 2022 sehingga 1 kali serentak jalan,” jelasnya.
Lokasi yang akan dijadikan sebagai kantor gubernur adalah Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Mimika di SP3.
“Jadi Kantor Bupati yang ada di sana kita akan alihkan ke kantor bupati lama di SP5. Aset itu yang kita akan serahkan ke Provinsi Papua Tengah,” ungkapnya.
Adapun Kabupaten yang akan bergabung dalam Provinsi Papua Tengah yakni Mimika, Puncak Jaya, Intan Jaya, Paniai, Deyai, Dogiyai dan Nabire. (Anti Patabang)