SAR Timika Rakor Tingkatkan Sinergi Pelayanan Kecelakaan Kapal
Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Timika Rapat Koordinasi dalam rangka pelayanan kecelakaan kapal, foto; Martha/ Papua60detik
Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Timika Rapat Koordinasi dalam rangka pelayanan kecelakaan kapal, foto; Martha/ Papua60detik

Papua60detik - Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika Rapat Koordinasi SAR tahun 2024 dalam rangka pelayanan kecelakaan kapal bersama potensi SAR di Kabupaten Mimika,  Selasa (19/11/2024). 

PKPP Ahli Madya, Direktorat Operasi dan Siaga, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan, Retno Budiharto mengatakan, rapat koordinasi ini menjadi media atau sarana konsolidasi antara Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika dengan stakeholder terkait. 

Apalagi wilayah kerja SAR Timika sangat luas, yang mencakup sebagian wilayah Papua, yaitu Kabupaten Mimika, Kabupaten Asmat, Kabupaten Kaimana.

“Kami sadar dengan keterbatasan yang ada,  untuk itu diharapkan bantuan seluruh potensi terkait selaku insan kemanusiaan dalam mendukung tugas dan fungsi kantor Pencarian dan Pertolongan Timika,” terangnya. 

Pj Bupati Mimika, Valentinus S Sumito mengatakan, Kabupaten Mimika mempunyai topografi yang lengkap, dimulai dari dataran tinggi hingga dataran rendah di Pesisir Selatan yang menghadap langsung dengan Laut Arafura. 

"Masyarakat non lokal maupun lokal pada umumnya melakukan aktivitasnya melintasi laut dan sungai. Kondisi tersebut mengandung konsekuensi logis, yaitu adanya kemungkinan terjadinya kecelakaan kapal/pelayaran. Untuk itulah, Basarnas sesuai tugas dan fungsinya hadir di tempat ini guna memberikan pelayanan sar kepada masyarakat," ujar Valentinus.

Berdasarkan data operasi SAR, Kabupaten Mimika memang memiliki rasio kecelakaan kapal yang cukup tinggi. Salah satu penyebabnya adalah cuaca ekstrem, kapal yang berlayar tidak dilengkapi dengan peralatan navigasi serta kelalaian manusia itu sendiri saat merencanakan pelayarannya.

"Kecelakaan memang tidak dapat kita prediksi sebelumnya. Kecelakaan itu dapat terjadi kapan, di mana dan dapat menimpa siapa saja. Karena itulah, kita semua harus waspada dan senantiasa siap siaga menghadapi kemungkinan terburuk itu," katanya. (Martha)