Sebut Polisi Bagi Hasil Razia Petasan ke Keluarga, YI Minta Maaf
Petasan. Foto: Dok/ Papua60detik
Petasan. Foto: Dok/ Papua60detik

Papua60detik - Seorang pemuda berinisial YI akhirnya meminta maaf kepada aparat kepolisian atas  tuduhan pembagian petasan dan kembang api hasil razia kepada keluarga polisi.

YI memposting tuduhannya melalui akun Facebooknya 'Ucil Meno' lewat komentar pemberitaan Grup Info Kejadian Kota Timika, Selasa (7/12/2021) malam. 

Berikut isi komentarnya: "Sahh dong boleh, nanti bawa ke kantor sebagai barang bukti. Nanti sampai di sana baku bagi dengan rekan-rekan buat bagi ke keluarga. Biasanya begitu".

Atas komentar tersebut, anggota Polsek Mimika Baru kemudian mendatangi rumah YI dan dibawa ke Mapolsek Miru untuk meminta keterangan. 

"Dia mengaku FBnya dihack. Dan sudah menyampaikan permohonan maaf," kata Kanit Reskrim Polsek Miru Ipda Yusran sembari menunjukkan video pernyataan YI kepada Papua60detik di ruang kerjanya, Rabu (8/12/2021)

Usai menyampaikan permohonan maaf, YI pun akhirnya kembali ke kediamannya.

"Ia mengatakan tidak mempunyai maksud tertentu terutama untuk menjelekkan institusi kepolisian," kata Yusran.

Sementara itu, dalam video pernyataan yang dibuat, YI berjanji tidak akan mengulangi hal serupa. Jika melanggar, ia siap menerima sanksi sesuai dengan hukum yang berlaku. 

"Saya meminta maaf sebesar-besarnya kepada Kepolisian Negara Republik Indonesia, khususnya Kapolres Mimika atas komentar saya di media sosial yang mengomentari info kejadian Timika terkait pemberitaan razia petasan," ujar YI di video. (Salmawati Bakri)