Sejumlah Pejabat Mundur, Begini Respon Bupati
Bupati Mimika, Johannes Rettob. foto: Martha/ Papua60detik
Bupati Mimika, Johannes Rettob. foto: Martha/ Papua60detik

Papua60detik - Belakangan, sejumlah pegawai dan pejabat di lingkup Pemkab Mimika mengajukan pengunduran diri. Mereka memutuskan berkarir di tempat lain.

Salah satu yang mengundurkan diri adalah Kepala Dinas Koperasi dan UMKM, Ida Wahyuni. Pejabat-pejabat lain yang mundur kebanyakan berada di posisi eselon III dan IV.

Menanggapi fenomena itu, Bupati Mimika, Johannes Rettob menyebut, pengunduran diri sejumlah pejabat dikarenakan alasan tertentu, seperti ingin mendapatkan karir yang lebih baik.

"Seperti ada Kabid Kesehatan dapat jabatan di provinsi. Kadis Koperasi dapat jabatan di Badan Gizi Nasional. Ya sudah, tidak apa-apa toh. Kami tidak boleh menghalangi orang punya hak, orang punya karir, silakan saja," ujar John Rettob saat diwawancarai, Rabu (20/08/2025). 

Bupati menjelaskan, siapa saja bisa mengurus proses pindah asal sudah memenuhi persyaratan yaitu telah menyelesaikan semua kasus di tempat lama serta mendapat persetujuan dari kepala daerah. 

"Saya tidak bisa tahan orang punya karir. Artinya kalau tidak boleh tahan berarti saya setuju. Dan itu bukan hanya satu, banyak. Tetapi hanya satu Kadis, yang di bawahnya banyak ada eselon IV, ada eselon III ada banyak. Karena mereka punya karir ingin lebih baik," terangnya. 

Sebelumnya, saat memimpin apel, John Rettob mengatakan bahwa menata birokrasi adalah salah satu visi misi Pemerintah. Ia pun meminta dengan tegas agar pegawai yang merasa menduduki jabatan tetapi tidak sesuai dengan pangkat, agar sadar diri mengundurkan diri. 

"Saya kan selalu bilang, mau pikir karir atau pikir jabatan? Kalau jabatan yang kita pilih duluan maka kepangkatan dan karir akan mentok. Tapi kalau kita pikir karir dulu maka jabatan pasti datang," pungkasnya. (Martha)