Sempat Terjadi Kekosongan Beras di Bulog Timika
Papua60detik - Bulog Timika sempat mengalami kekosongan stok beras pada Mei kemarin.
Kepala Bulog Timika Riyadi Muslim kepada Papua60detik.id mengatakan, kekosongan terjadi karena stok beras di tingkat nasional memang lagi sulit saat itu. Bulog harus menunggu pengisian dari daerah surplus beras.
Untungnya, saat ini stok beras di gudang Bulog Timika sudah sekitar 400 ton. Sebanyak 300 ton di antaranya baru masuk hari ini, Senin (12/6/2023).
"Selama ini kami ambil dari Jatim dan Sulsel, tapi saat ini kami pengisian dari Jatim. Yang kami ambil dari Jatim itu juga beras impor dari luar negeri," kata Muslimin
Selain dari 400 ton stok saat ini, diperkirakan pada 20 Juni mendatang akan ada tiba stok sekitar 1000 ton. Bulan berikutnya masuk lagi dengan jumlah sama.
Untuk kuota ASN Bulog Timika melayani tiga Kabupaten yakni Mimika, Puncak dan Yahukimo. Kebutuhan per bulannya sekitar 275 ton. Untuk Mimika sendiri kebutuhannya kurang lebih 140 ton.
"Sementara ini kita pelayanan ke ASN dan bantuan pangan. Bantuan pangan kita baru salurkan satu alokasi lebih, nanti yang sisanya bareng dengan yang stok berikutnya," lanjutnya. (Eka)