Sempat Tersesat, Yulita Dan Erabia Ditemukan Selamat
Yulita dan Erabia saat ditemukan tim SAR gabungan. Foto: SAR Merauke
Yulita dan Erabia saat ditemukan tim SAR gabungan. Foto: SAR Merauke

Papua60detik -  Setelah dilakukan pencarian Tim SAR Gabungan selama dua hari dua malam, akhirnya kedua wanita yang tersesat saat memancing di Boven Digoel ditemukan selamat.

Dalam rilis yang di terima, Papua60detik, Minggu (11/9/2022),  keduanya di temukan pukul 14.10 wit di hutan Boven Digoel.

Kepala Seksi Operasi  Reza Afriyanto,S.Sos mewakili Kepala Kantor Pencarian Dan Pertolongan Merauke menyampaikan ungkapan terimakasih atas dukungan tim  SAR gabungan yang terlibat khususnya pada pihak keluarga yang sangat mendukung operasi pencarian kali ini terutama dukungan tenaga di lapangan.

“Dengan ditemukannya kedua korban maka operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup.” Jelasnya.

Dijelaskan, kedua wanita ditemukan pada titik koordinat  06°10’38.658’’S - 140°22’55.332’’E atau berpindah sejarak hampir 2 km dari titik awal korban terakhir kali berkomunikasi dengan keluarganya pada tanggal 9 September dengan  menggunakan telepon selularnya pada pukul 23.00 wit lalu.

Setelah ditemukan melihat kondisi Yulita dan Erebia yang tersesat selama dua hari terpaksa  dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis karena kondisinya yang sangat lemas dan kaki tertusuk banyak duri tanaman sagu. 

Sobirin koordinator lapangan, personil Pos Pencarian Dan Pertolongan Boven Digoel menceritakan proses pencarian hari ini dengan mengerahkan 2 (dua) tim yang area pencariannya dibagi sesuai perkiraan keberadaan korban. 

“Di tengah hutan kami menemukan bekas tempat tidur yang digunakan  korban di dalam hutan tadi malam, kemudian kami ikuti jejaknya” terang Sobirin.

Cuaca sepanjang pencarian dilaporkan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat hingga cukup menyulitkan tim SAR gabungan dalam melakukan pencarian.

 “Mereka (korban.red) mendengar suara chain saw (mesin pemotong kayu kecil) yang tim kami bunyikan sepanjang jalan lalu berusaha mencari asal suara hingga akhirnya keduanya berhasil ditemukan” pungkas Sobirin. (Ami)