Sempurnakan Puasa, Baznas Mimika Imbau Umat Muslim Bayar Zakat Fitrah
Posko Baznas Mimika depan Masjid Agung Babussalam. Foto; Martha/ Papua60detik
Posko Baznas Mimika depan Masjid Agung Babussalam. Foto; Martha/ Papua60detik

Papua60detik - Wakil Ketua 1 Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Mimika Bidang Pengumpulan, Absir Budi Hamzah mengajak umat muslim membayar zakat fitrah.

Menurutnya, membayar zakat merupakan salah satu langkah menyempurnakan ibadah puasa di bulan Ramadan.

Absir menekankan pentingnya membayar zakat fitrah sesegera mungkin, sebelum masuk waktu hari raya Idul Fitri yang hanya tinggal beberapa hari lagi.

“Saya imbau umat Muslim untuk segera membayar zakat fitrahnya sebelum Idul Fitri tiba,” ujar Absir saat diwawancarai, Rabu (26/03/2025). 

Imbauan ini disampaikan agar proses penyaluran zakat kepada mustahik (orang-orang yang berhak menerima zakat) dapat dilakukan dengan lancar. 

"Ada 70 unit masjid yang bisa menerima pembayaran zakat fitrah. Tidak hanya itu kami dari BAZNAS juga ada siapkan 7 posko. Setelah terkumpul, zakat, sedekah, dan infak akan disalurkan kepada yang berhak menerima, terutama zakat fitrah yang harus segera dibagikan," kata Absir.

Ia menjalankan, besaran zakat fitrah untuk Kabupaten Mimika terbagi atas tiga kategori. Kategori pertama untuk umat muslim atau yang mengonsumsi beras premium besarannya Rp50 ribu per jiwa. Untuk golongan yang mengonsumsi beras standar yaitu Rp45 ribu per jiwa. Sedangkan untuk golongan ekonomi ke bawah Rp43 ribu per jiwa.

Sementara untuk fidyah (kewajiban membayar ganti puasa bagi umat Islam yang tidak bisa berpuasa karena alasan tertentu), sebesar Rp35 ribu per hari.

"Jadi diharapkan agar umat muslim dapat dengan antusias membayar zakatnya karena akan disalurkan kepada penerima manfaat zakat yaitu mereka yang tidak mampu," tambahnya. 

Absir mengungkapkan, tahun lalu zakat fitrah disalurkan ke sekitar 3.000 penerima. Kalau diuangkan, mencapai Rp1,9 miliar.

"Jangan dikira kita kumpul uang Rp1,9 miliar. Tapi kita hanya menerima data dari masjid-masjid karena masjid-masjid sudah menyalurkan. Jadi kita terima laporan bahwa mereka sudah salurkan ke penerima manfaat," pungkasnya. (Martha)