Seorang Pendulang Tewas Tersambar Petir di Mile 35 Timika

Para pendulang mengevakuasi Sirang  yang tersambar petir di Mile 35, Rabu (15/9/2021) sore. Foto: Polsek Kuala Kencana
Para pendulang mengevakuasi Sirang yang tersambar petir di Mile 35, Rabu (15/9/2021) sore. Foto: Polsek Kuala Kencana


Papua60detik - Umman alias Sirang, seorang pendulang emas tradisional dilaporkan meninggal dunia tersambar petir saat hendak pulang usai mendulang di kali Mile 35, Rabu (15/9/2021) sore.

Kapolsek Kuala Kencana mengatakan, jenazah korban sudah dievakuasi rekan sesama pendulang menggunakan tandu hingga di Mile 32. Korban selanjutnya dibawa ke RSUD Mimika dengan ambulance.

Berdasarkan laporan saksi yang diterimanya, korban diketahui hendak pulang lantaran kondisi cuaca hujan deras dengan memikul peralatan dulang dan mesin pompa airnya.

Tapi saat korban akan menurunkan barang-barang tersebut, tiba-tiba petir menyambar korban yang mengakibatkan telinga kanannya hilang hingga meninggal dunia

"Kejadiannya sekitar puku 15.30 WIT. Petugas piket BKO Brimob Kalsel merespon TKP pukul 17.00 WIT  ke pangakalan taksi Mile 32 karena berdasarkan laporan, jenazah sedang dibawa oleh rekan-rekannya menuju pangkalan di Mile 32," kata Sera saat dikonfirmasi papua60detik melalui sambungan panggilan.

Rencana besok, korban akan diberangkatkan ke Makassar. (Salmawati Bakri)




Bagikan :