Seorang Pria Ditemukan Terkapar dengan Pisau Tertancap di Dada
YT harus dievakuasi ke rumah sakit setelah ditemukan terkapar dengan pisau tertancap di dadanya sekitar pukul 03.00 WIT, Rabu (6/11/2024) di Laboratorium Stasiun Karantina Timika Jalan Poros Timika - Pomako. Foto: Istimewa
YT harus dievakuasi ke rumah sakit setelah ditemukan terkapar dengan pisau tertancap di dadanya sekitar pukul 03.00 WIT, Rabu (6/11/2024) di Laboratorium Stasiun Karantina Timika Jalan Poros Timika - Pomako. Foto: Istimewa

Papua60detik - Pria berinisial YT ditemukan terkapar dengan pisau tertancap di dadanya sekitar pukul 03.00 WIT, Rabu (6/11/2024) di Laboratorium Stasiun Karantina Timika Jalan Poros Timika - Pomako. 

Informasi yang dihimpun, sebelum kejadian, YT bersama rekannya inisial S sedang piket jaga sebagai Satpam di Laboratorium Stasiun Karantina Kilometer 8 Timika. Saat itu Selasa malam sekitar pukul 23.00 WIT, S hendak tidur dan masih melihat korban masih teleponan dengan seseorang. 

Namun pada Rabu sekitar pukul 03.00 WIT dini hari, tiba-tiba S mendengar suara minta tolong. S pun bergegas keluar dari ruangan yang dipakai tidur tadi untuk mengecek korban. Melihat korban terkapar, S kemudian menghubungi rekan kerjanya yang tinggal di asrama belakang kantor dan membawa korban ke RSUD. 

"Kami sudah lakukan pemeriksaan terhadap tiga saksi, namun saksi belum bisa menjelaskan sebab-sebab terjadinya peristiwa itu. Kami juga masih mencari saksi lain," ujar Kapolsek Mimika Baru AKP Jai Limbong. 

Korban sudah ditangani oleh tim medis. Polisi belum bisa berkomunikasi dengan korban karena masih akan dioperasi untuk mengeluarkan pisau yang tertancap di dadanya. 

Kapolsek mengatakan, saat mendatangi TKP, semua terlihat rapi dan utuh, tidak ada barang yang hilang. Bahkan sepeda motor di TKP masih dengan kunci tertinggal pun tidak hilang. Kondisi pagar juga tertutup.

Saat polisi memeriksa jok motor, ditemukan sarung pisau yang diduga sarung dari  pisau korban. 

"Tidak ada yang hilang, bahkan motor yang ada di situ kuncinya masih nempel juga masih utuh. Tidak ada barang-barang berserakan, ataupun tanda-tanda. Semuanya utuh," jelasnya. 

Polisi masih terus melakukan penyelidikan, untuk mengungkap peristiwa tersebut. (Eka)