Sepi Pembeli, Pasar Mapurujaya Kini Tak Lagi Beroperasi
Kondisi Pasar Mapurujaya tidak lagi beroperasi. Foto: Eka/ Papua60detik
Kondisi Pasar Mapurujaya tidak lagi beroperasi. Foto: Eka/ Papua60detik

Papua60detik - Pasar Tradisional Mapurujaya Jaya Distrik Mimika Timur Kabupaten Mimika Provinsi Papua Tengah hingga tiga bulan ini usai diresmikan kini tidak lagi beroperasi. 

Pasar yang diresmikan sejak 27 Januari 2023 itu belum beroperasi kembali lantaran sepinya pembeli. Kepala Distrik Mimika Timur Bakri At-Thoriq membenarkan bahwa  yang menyebabkan tidak ada kegiatan perniagaan di pasar tersebut lantaran minimnya pembeli dan bahkan hampir tidak ada. 

"Untuk sementara belum beroperasi lagi, karena pembeli masih kurang," ujar Bakri kepada Papua60detik.id, Jumat (2/6/2023). 

Bahkan Bakri mengatakan berdasarkan keluhan masyarakat yang berjualan di pasar itu dalam sehari mereka hanya mendapatkan Rp20.000 pendapatan kotor. 

"Mereka dari pedagang mengeluh ke saya satu hari pendapatan hanya dua puluh ribu saja, sangat disayangkan. Ya artinya minat pembeli sangat kurang," katanya. 

Namun, untuk membuat pasar tersebut ramai pembeli, ia akan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan dengan akan membuat pasar itu sebagai pasar persinggahan baik orang yang hendak ke Pomako ataupun yang akan pergi ke kota agar dapat singgah di pasar itu. 

Rencananya nanti Dinas Perhubungan akan membuat simulasi trayek selama beberapa hari ke depan dan sekaligus meminta Pemerintah Distrik membuka kegiatan di pasar saat menyambut hari ulang tahun RI. 

"Nanti kita akan buat kegiatan di pasar itu menyongsong HUT RI, sekaligus dengan dari Dishub lakukan simulasi trayek," terangnya. 

Dengan membuat pasar Mapurujaya sebagai pasar persinggahan, menurutnya itu akan lebih efektif untuk membuat pembeli bertambah. 

Sementara yang perlu dilengkapi untuk pasar tersebut menurutnya masih cukup banyak seperti penataan halaman pasar, pagar, pos keamanan dan petugas dalam pasar yang masih perlu dibenahi. 

Diperkirakan, pasar Mapurujaya masih akan berlangsung lama tidak adanya kegiatan jual beli di sana lantaran masih menunggu di bulan Agustus untuk memperingati HUT RI, karenanya Pemerintah Distrik sendiri saat ini tidak ada anggaran untuk membuat kegiatan di pasar tersebut. (Eka)