Serang Warga di Nduga, KKB Berkekuatan 20 Orang dengan 8 Puncuk Senpi
Papua60detik – Sebanyak 12 warga sipil jadi korban penembakan KKB di Kampung Nonggoloit, Distrik Kenyam, Kabupaten Nduga pada Sabtu (16/7/2022) pagi. Serangan itu mengakibatkan 10 orang meninggal dunia, 1 luka berat dan 1 luka ringan.
Danrem 172/PWY Brigjen TNI JO Sembiring menyebut bahwa Pendeta Elias bersama 11 warga sipil lainnya ditembak oleh KKB Pimpinan Army Tabuni.
"Laporan awal menyebutkan, jumlah mereka diperkirakan sekitar 20 orang dan menggunakan 8 pucuk senjata api untuk melakukan penjarahan, penembakan dan pembunuhan terhadap masyarakat pendatang yang melintas dan berjualan di kios di Kampung Nonggoloit,” ujarnya.
Salah satu warga yang ikut jadi korban, Elias Erbaye, ungkapnya adalah seorang pendeta.
Danrem mengatakan, Pendeta Elias Erbaya meregang nyawa setelah dibacok dan menerima tembakan dari KKB. Jenazahnya saat ini telah diambil oleh pihak keluarga dan akan dimakamkan di Distrik Kenyam.
Ia pun mengecam aksi yang merenggut banyak nyawa warga sipil termasuk seorang pelayan Tuhan yang seharusnya dihormati dan dilindungi dari tindak kekerasan.
"Kalau pelayan Tuhan saja berani dibunuh secara sadis, apakah masih bisa dikatakan orang tersebut beriman," kata Danrem.
Saat ini, aparat gabungan TNI-Polri dari Satgas Kodim Pegubin Yonif PR 431/SSP, personel Satgas Damai Cartenz dan Polres Nduga telah bersiaga di tempat kejadian Kampung Nonggoloit untuk mengantisipasi aksi lanjutan dari KKB. (Salmawati Bakri)