Serikat Pekerja dan Manajemen PT Pangansari Utama Tanda Tangani PKB
Papua60detik - Setelah melakukan perundingan selama sepuluh hari, Serikat pekerja dan serikat buruh PT Pangansari Utama (PT PSU) di area PT Freeport Indonesia akhirnya sepakat dan menandatangani hasil perundingan kerja bersama (PKB) dengan pihak manajemen PT PSU di Swissbell Hotel Jakarta, Kamis (9/6/2022).
Hasil perundingan ditandatangani serikat pekerja dengan manajemen, disaksikan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Mimika, Paulus Yanengga.
Baca Juga: Bakal Diresmikan Menkop, Koperasi Merah Putih di Atuka Diproyeksi Jadi Penggerak Ekonomi Lokal
Hadir dalam acara ini, Presiden Direktur PT PSU, Maghfur Lasah dan Direktur Human Capital PT PSU, Avi Pranantha serta serikat pekerja.
Ketua Tim Perundingan Serikat Pekerja, Yulianus Mote menyampaikan terima kasih kepada manajemen PT PSU yang ia nilai memperhatikan kesejahateraan para pekerja.
Permintaan para pekerja terkait peningkatakan kesejahteraan disetujui pihak manajemen secara komprehensif.
Mote mengaku bersyukur perundingan berjalan dengan lancar, aman dan damai. Para karyawan senang dengan kesepakatan yang telah dihasilkan.
“Perundingan kali ini berlangsung cepat dan menghasilkan kesepakatan yang baik dan diterima kedua pihak. Ini sangat luar biasa dan perundingan kali ini lebih baik dan sukses dari tahun-tahun sebelumnya,” papar Mote mengutip rilis yang diterima redaksi dari manajemen PT PSU pada Jumat sore.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Mimika, Paulus Yanegga mengatakan, hasil perundingan antara serikat pekerja dengan manajemen PT PSU membawa dampak positif dan patut diapresiasi.
Paulus menambahkan, kehadiran PT PSU di Papua, khususnya di Kabupaten Mimika membawa dampak positif bagi masyarakat.
“Dampak positif kehadiran PT Pangansari Utama sangat banyak. antara lain, pemberian beasiswa bagi putra-putri lokal Papua dengan biaya penuh, bahkan mempekerjakan mereka di area kerja PT Pangansari Utama setelah lulus pendidikan, jelasnya.
Paulus juga meminta, agar karyawan terus bekerja dengan baik, sehingga perusahaan juga semakin maju.
“Saya yakin PT Pangansari Utama akan terus berkembang dan maju, yang dampaknya juga akan dirasakan oleh karyawan.” kata Paulus.
Ketua Tim Perundingan dari Pihak Manajemen PT Pangansari Utama, Fortunatus Lengga Mali menegatakan, suksesnya perundingan tidak lepas dari dukungan Pemerintah Kabupaten Mimika, pihak manajemen dan para pekerja.
“Suatu kebahagian bagi kami karena perundingan berlangsung lebih cepat dari rencana. Kita bersyukur, semua sepakat,” jelas Lengga.
Presiden Direktur PT PSU, Maghfur Lasah menyampaikan terima kasih kepada semua pihak, sehingga perundingan tercapai dengan lancar dan sukses.
Lasah mengatakan, manajemen berkomitmen untuk terus meningkatkan kesejahteraan karyawan. Oleh karena itu, Lasah meminta agar semua karyawan bekerja dengan giat untuk bersama-sama memajukan perusahaan.
“Selamat dan terima kepada semua karyawan, perundingan telah menghasilkan kesepakatan yang menggembirakan. Berhasilnya kesepakatan ini menunjukkan adanya keharmonisan antara karyawan dan manajemen. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada tim yang telah membantu tercapainya kesepakatan ini,” ujar Lasah. (Burhan)