Sertifikat Tanah Menumpuk di Kantor BPN
Kepala BPN Timika, Pantoan Tambunan.   Foto: Anti/ Papua60detik
Kepala BPN Timika, Pantoan Tambunan. Foto: Anti/ Papua60detik

Papua60detik - Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) atau penyediaan sertifikat tanah gratis dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) Timika sejak beberapa tahun terakhir nampaknya tidak begitu dimanfaatkan masyarakat Mimika.

Hingga kini masih banyak warga peserta PTSL yang belum mengambil sertifikatnya.

Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Timika, Pantoan Tambunan mengatakan masih ada sertifikat tanah yang diterbitkan sejak tahun 2018  yang belum diambil.

Padahal kata dia, BPN sudah berulang kali mengumumkannya. Bahkan mendatangi langsung rumah si pemilik.

“Kita sudah coba antar ke rumah masing-masing tapi sering ngak ketemu. Masa kerjaan kami cuma antar-antar itu saja. Banyak kerjaan kami di kantor. Datang dong ke loket langsung. Gratis kok ngak dipungut biaya,” katanya saat ditemui, Selasa (15/2/2022).

Ia menyayangkan sikap masyarakat Mimika menyambut program yang akan berlangsung hingga 2024 ini. Menurutnya, seharusnya masyarakat bisa membantu BPN agar program ini bisa sukses.

Pantoan mengakui target program ini setiap tahunnya memang tercapai, namun jika sertifikatnya tidak habis terbagi, percuma.

“Tahun lalu tercapai 1.000 lebih, tapi sampai saat ini masih banyak yang belum ambil padahal ini untuk kebaikan mereka loh, dikasih gratis loh ini. Tinggal ambil saja itu susah gitu,” ungkapnya.

Persyaratan untuk pengambilan sertifikat tidaklah sulit. Hanya datang membawa KTP atau kartu keluarga saja sebagai bukti bahwa sertifikat tersebut benar adalah miliknya. (Anti)