Sriwijaya Hentikan Penerbangan Penumpang Selama Larangan Mudik
Pesawat Sriwijaya Air. Foto: Anti Patabang/Papua60detik
Pesawat Sriwijaya Air. Foto: Anti Patabang/Papua60detik

Papua60detik - Maskapai Sriwijaya Air Timika memutuskan menghentikan penerbangan penumpang selama periode larangan mudik lebaran, mulai 6 sampai 17 Mei 2021.

“Hari ini (red) adalah penerbangan penumpang terakhir kami (Sriwijaya Air) di Timika. Akan kembali dibuka nanti tanggal 17,” tulis District Manager Sriwijaya Air Timika, Timotius kepada Papua60detik, Rabu (5/5/2021) di aplikasi WhatsApp.

Tapi Sriwijaya Air kata Timotius dijadwalkan tetap melakukan penerbangan cargo pada, Sabtu (8/5/2021) tujuan Timika - Jayapura jam 13.00 WIT dan Minggu (9/5/2021) Timika - Makassar - Jakarta jam 09.00 WIT.

“Kami layani penerbangan cargo saja. Bagi yang mau mengirim barang silakan hubungi kami," tuturnya.

Sementara itu Kepala Bandara Mozes Kilangin, Subagjo Hadijan mengatakan meski maskapai Sriwijaya Air menghentikan penerbangan penumpang selama masa larangan mudik, namun pengawasan di bandara tetap diperketat karena Garuda Indonesia tetap melakukan penerbangan.

“Nah Garuda mengurangi frekuensi penerbangan dengan tetap mengikuti aturan pemerintah yakni hanya melayani penerbangan emergency saja dan perjalanan dinas atau tugas pekerjaan. Begitupun dengan Airfast,” katanya saat ditemui di ruang kerjanya.

Ia mengatakan selama larangan mudik ini diberlakukan, pihak bandara bersama KKP akan memperketat pemeriksaan kelengkapan dokumen penumpang. Penumpang yang tidak memiliki dokumen yang lengkap tidak akan diperbolehkan ikut dalam penerbangan.

“Jadi kami pun memperketat dokumen yang dibutuhkan. Kita akan memperhatikan itu dengan teliti dengan memperketat pemeriksaan surat-surat,” tutupnya. (Anti Patabang)