Stok Beras Bulog Masih 850 Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun
Papua60detik - Stok beras Bulog di gudang Bulog Timika dipastikan masih cukup untuk memenuhi kebutuhan operasi pasar hingga akhir tahun nanti.
Beras itu diperuntukkan bagi operasi pasar melalui Rumah Pangan Kita (RPK) dan tunjangan beras golongan ASN TNI/POLRI dua kabupaten yakni Mimika dan Puncak hingga akhir tahun nanti.
Kepala Bulog Timika, Dedy Rachman mengatakan stok beras saat ini masih sekitar 850 ton. Dipastikan dalam waktu dekat masih akan ada penambahan 500 ton dari Merauke.
“Saat ini stok di Bulog itu ada sekitar 350an ton. Ini ada datang lagi beras dari Merauke sebanyak 1.000ton. Baru masuk 500 ton dan yang 500 ton lagi yang akan masuk nanti. Jadi total keseluruhan stok ada saat ini 850an ton,” kata Dedy saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (27/11/2020)
Ia menjelaskan, setiap bulannya tunjangan golongan TNI/POLRI yang disalurkan rata-rata 30-40 ton dan ASN rata-rata 250-300 ton. Jumlahnya selalu berubah karena kadang ada yang tidak rutin mengambil.
“Itu bervariasi artinya angkanya tidak tetap setiap bulan seperti itu karena ada jatah misalnya dari wilayah lain itu disuruh salurkannya di sini. Ini khusus untuk TNI/POLRI,” sambungnya.
Untuk pendistribusian ke Kabupaten Puncak ditangani langsung oleh Perusahaan Daerah (PD) Irian Bhakti. Bulog hanya bertanggung jawab menyediakan beras. Keluar dari pintu gudang Bulog sepenuhnya sudah menjadi tanggung jawab PD Irian Bhakti.
“Kalau di Mimika semua datang ambil sendiri. Misalnya dinas itu ada yang ditugaskan datang ambil dan bawah ke kantor untuk nanti di sana mereka yang bagi. Dan kita berikan sesuai dengan data,” tutupnya. (Anti Patabang)