Sudah Dimediasi Polisi, Tudingan Asusila Kepala Distrik Miktim Tidak Benar
Papua60detik - Ketua Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Iwan Anwar hadir dalam mediasi pada kasus tudingan asusila Plt Kepala Distrik Mimika Timur, Bakri Athoriq di Polsek Mimika Timur, Rabu (20/8/2025).
Sebelumnya, seorang mengaku sebagai ketua KKSS Miktim menyebar video dan menyebut memergoki Kepala Distrik Mimika Timur Bakri Athoriq berada di rumah perempuan yang merupakan salah satu staf distrik dalam keadaan lampu padam.
Kapolsek Mimika Timur, Ipda Alex Soumilena usai melakukan mediasi antara kedua belah pihak di Kantor Polsek Mimika Timur menyatakan bahwa tudingan itu tidak benar.
“Tadi kita sudah lakukan mediasi antara Kadistrik Miktim dengan ibu Ija dan pak Samad serta Ketua KKSS Mimika pak Iwan Anwar dan keluarganya, kami semua telah sepakat tudingan itu tidak benar dan hanya terjadi kesalahpahaman,” ujarnya.
Alex bilang, pada saat itu, Bakri hanya numpang makan di rumah pegawainya, namun banyak yang mengasumsikan telah terjadi perzinaan atau perbuatan asusila.
“Tidak ada (asusila) sama sekali, dan juga tidak ada saksi yang melihat sama sekali. Makanya apa yang mereka tudingkan itu tidak betul. Kami pun sudah lakukan klarifikasi terkait hal itu, dan semua pihak sudah nyatakan bahwa masalah ini telah selesai,” jelas Alex.
Mediasi itu menyapakati tiga poin. Satu, pihak pertama (Bakri Athoriq), pihak kedua (Siti Jadikan), dan pihak ketiga (Abdul Samad) sepakat permasalahan ini diselesaikan secara kekeluargaan dan saling minta maaf.
Poin kedua, pihak pertama, pihak kedua, dan pihak ketiga sepakat mengklarifikasi hasil pertemuan ini ke media sosial agar tidak timbul permasalahan baru oleh pihak lain yang tidak bertanggung jawab. Poin ketiga, pihak pertama, pihak kedua, dan pihak ketiga berjanji tidak mengulangi perbuatan serupa yang dapat menimbulkan kerugian kepada diri sendiri maupun keluarga. (Eka)