Tahun Ini, Belasan Prajurit TNI AD di Wilayah Korem 174/ATW Desersi
Danrem 174/ATW Brigjen TNI E Reza Pahlevi. Foto: Ami / Papua60detik
Danrem 174/ATW Brigjen TNI E Reza Pahlevi. Foto: Ami / Papua60detik

Papua60detik - Dalam kurun waktu tahun 2022 sudah belasan prajurit TNI AD di bawah jajaran Korem 174/Anim Ti Waninggap yang meninggalkan tugas ketentaraan atau desersi.

Komandan Korem 174/ATW, Brigjen TNI E Reza Pahlevi mengatakan, sebelum diberhentikan, mereka yang desersi akan dicari selama tiga bulan. Bila dalam tiga bulan itu yang bersangkutan tidak ditemukan, maka diajukan untuk pemecatan.

“Tahun ini ada sekitar 4 orang yang diajukan pemecatan,” kata Danrem .

Para prajurit yang desersi ini, katanya tidak mampu mengikuti aturan TNI AD. Awalnya mereka menilai menjadi prajurit TNI AD itu mudah, tapi ternyata  terikat dengan aturan ketat.

Kata Danrem, apalagi mereka bertugas di satuan tempur, yang kesehariannya hanya melaksanakan kegiatan latihan tempur dan pengamanan.

“Gak kuat karena dia sudah tidak puas dengan aturan yang ada, akhirnya desersi,” kata Danrem. (Ami)