Tekan Stunting, DP3P2KB Bagi Vitamin dan Makanan Tambahan
Asisten 1 Bidang Pemerintahan, Yulianus Sasarari memberikan vitamin dan makanan tambahan kepada warga Kampung Nawaripi, Selasa (31/8/2021). Foto: Anti Patabang/Papua60detik
Asisten 1 Bidang Pemerintahan, Yulianus Sasarari memberikan vitamin dan makanan tambahan kepada warga Kampung Nawaripi, Selasa (31/8/2021). Foto: Anti Patabang/Papua60detik

Papua60detik - Stunting merupakan salah masalah kesehatan yang sedang dihadapi Kabupaten Mimika.

Terbukti di tahun 2020 lalu, angka stunting masih berada pada posisi 741 kasus atau meningkat dibandingkan tahun 2019 yang hanya 725 kasus.

Menyadari hal ini bukan hanya tanggung jawab Dinas Kesehatan Mimika, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3P2KB) Mimika mulai membagikan vitamin dan makanan tambahan kepada ibu hamil dan balita.

Kepala DP3P2KB, Maria Rettob mengatakan pemberian vitamin dan makanan tambahan dilakukan sebagai salah satu cara menurunkan angka stunting.

Katanya, ini merupakan kegiatan rutin tahunan, sasarannya kepada masyarakat di wilayah pesisir maupun pegunungan.

Khusus di wilayah Kota Timika, difokuskan di  Distrik Wania yakni Kampung Nawaripi dan Kamoro Jaya sebagai salah satu lokus stunting.

“Stunting kan di Kampung Nawaripi dan Kamoro Jaya jadi kami lebih fokus di situ. Karena jumlah stunting di sini sangat tinggi, nanti baru kita fokus ke kampung lain lagi seperti Aindua dan Manasari,” katanya saat ditemui usai pembagian vitamin dan makanan tambahan di Kampung Nawaripi, Selasa (31/8/2021).

Adapun jumlah stunting yang ditemukan di Kampung Nawaripi kini ada 36 kasus.

Ia berharap dengan pemberian vitamin dan makanan tambahan angka stunting bisa turun sebagaimana target Dinkes Mimika, turun di bawah 14 persen di tahun 2024 mendatang.

“Yah mudah-mudahan kita menekan terus karena ini sudah langsung dan ini bukan membalik telapak tangan langsung selesai, ini butuh waktu, proses,” ungkapnya.

Sementara itu, Asisten 1 Bidang Pemerintahan, Yulianus Sasarari yang hadir mewakili Pemda Mimika berharap DP3P2KB terus melakukan kegiatan penguatan jenjang antar lembaga penyedia layanan perlindungan perempuan khususnya pembagian vitamin dan makanan tambahan kepada anak balita yang mengalami stunting dan ibu hamil

“Semoga dengan bantuan ini dapat membantu penurunan angka stunting di Kabupaten Mimika secara khusus di Distrik Wania,” tutupnya. (Anti Patabang)