Timika Panas, BMKG Beri Penjelasan
Papua60detik - Akhir-akhir ini suhu di Timika terasa panas. Tak hanya di siang hari, malam pun terasa gerah.
"Sampai AC sudah tra mempan," tulis seorang warga Timika, Eva mengomentari status WhatsApp temannya.
Baca Juga: Timika Lagi Pancaroba ke Musim Hujan
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Mozes Kilangin Timika menjelaskan suhu panas ini terjadi karena sekarang posisi matahari lagi berada di sebelah Selatan.
Forecaster BMKG Timika, Dwi Christianto menjelaskan bahwa gerak semu matahari sekarang posisinya berada di Selatan bumi, dan Timika itu posisinya di Selatan. Artinya wilayah Selatan bumi (Timika) lebih banyak menerima cahaya matahari daripada bagian utara.
"Timika panas, sebenarnya itu normal. Ini, kan Januari. Dan di bulan Februari juga akan panas sebenarnya," ujar Dwi saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (29/01/2024).
Dwi menjelaskan malam hari di Timika juga terasa panas karena pengaruh kondisi lokal yang kuat. Seperti di Timika ada pegunungan ditambah kondisi angin baratan yang sedang terjadi. Angin baratan biasanya mengandung uap air. Awan yang menabrak gunung otomati akan naik ke atas atau yang disebut dengan awan konvektif.
"Malam panas, itu juga karena awan konvektif artinya terjadi proses penguapan. Jadi, kalau matahari menyinari permukaan, ya, itu kan memanaskan wilayah permukaan bumi. Biasanya di malam hari itu dia mengeluarkan uap panas. Kalau ada hujan dia akan normal lagi," terangnya.
Ditanya mengenai suhu, Dwi mengatakan bahwa saat ini suhu di daratan Timika berkisar 32° sampai 33° Celsius. Dan Suhu laut 26° sampai 32° Celcius. (Martha)