TNI Investigasi Dugaan Penganiayaan Anak Hingga Tewas di Sinak
Papua60detik - Korem 173/PVB menerjunkan tim investigasi ke Sinak, Kabupaten Puncak untuk menyelidiki dugaan penganiayaan anak yang dilakukan aparat keamanan setempat hingga meninggal dunia.
Dandim 1714/Puncak Jaya, Letkol Inf Denny Salurerung mengatakan, tim investigasi berkoordinasi dengan pihak kewilayahan termasuk kepala distrik, kepala kampung, kepala suku dan elemen masyarakat lainnya untuk mengetahui kronologis dan penyebab kejadian tersebut.
"Untuk kronologi, bagaimana yang terjadi, apa penyebabnya, mohon kita bersabar untuk menunggu hasil dari tim investigasi yang saat ini sedang berjalan di Distrik Sinak," ujarnya kepada awak media di Timika, Sabtu (26/2/2022).
Ia memastikan, apabila oknum TNI terbukti melakukan penganiayaan, maka mereka yang terlibat akan diproses sesuai hukum yang berlaku.
"Itu yang akan kita laksanakan. Mari kita sama-sama mengawal proses investigasi ini sampai selesai," ujarnya.
Sementara itu, berdasarkan informasi yang dihimpun Papua60detik, pada Selasa (22/2/2022) malam, telah terjadi perampasan senjata api milik anggota TNI Pos Bandara Sinak oleh orang tak dikenal.
Tim Pos Bandara Sinak kemudian melakukan pengejaran terhadap OTK yang melakukan perampasan senjata. Namun karena kondisi sudah gelap dan kabut tebal disertai hujan, pengejaran itu tidak maksimal.
Pasukan bantuan dari TNI-Polri yang tiba, kemudian melakukan pengejaran hingga tengah malam dengan menggeledah sejumlah honai.
Namun, upaya pencarian dan pengejaran itu belum membuahkan hasil, hanya beberapa orang yang diamankan untuk dimintai keterangannya. Beberapa orang tersebut diduga merupakan anak-anak.
"Nanti kita tunggu dari hasil investigasi," ujar Dandim. (Salmawati Bakri)