Tukang Ojek Luka Berat Dianiaya OTK Pakai Sajam
Olah TKP penganiayaan penganiayaan tukang ojek di Deiyai. Foto: Humas Satgas Operasi Damai Cartenz 2025
Olah TKP penganiayaan penganiayaan tukang ojek di Deiyai. Foto: Humas Satgas Operasi Damai Cartenz 2025

Papua60detik - Seorang tukang ojek di Kabupaten Deiyai, Papua Tengah dianiaya oleh orang tak dikenal (OTK) pada Sabtu (26/72025). 

Korban diketahui bernama Aris Munandar mengalami penganiayaan saat sedang mengantar penumpang di kawasan Pasar Baru Waghete II, Distrik Tigi, Kabupaten Deiyai.

Korban saat ini masih menjalani penanganan medis intensif di RSUD Kabupaten Paniai setelah mengalami luka parah di beberapa bagian tubuh.

Berdasarkan keterangan saksi mata, Aris sempat mengantar penumpang perempuan dari arah pasar menuju Pasar Baru Waghete II. Tak lama setelah itu, korban terlihat kembali dari arah pasar dengan kondisi luka parah dan jatuh tak sadarkan diri di depan kios warga. Ia segera dievakuasi ke RSUD Waghete oleh warga sekitar sebelum akhirnya dirujuk ke RSUD Kabupaten Paniai untuk mendapatkan tindakan operasi.

Korban mengalami luka sobek di pundak kiri dan kanan serta luka tikaman pada tangan kanan, akibat serangan senjata tajam yang diduga dilakukan oleh tiga pemuda OTK berboncengan menggunakan sepeda motor. 

Kaops Damai Cartenz, Brigjen Pol Faizal Ramadhani mengatakan, pihaknya akan melakukan langkah-langkah penegakan hukum secara profesional dan terukur terhadap pelaku kekerasan terhadap warga sipil.

"Kami mengecam keras aksi kekerasan terhadap warga sipil yang tidak berdosa. Saat ini kami telah menurunkan tim investigasi untuk mengungkap pelaku apakah ada keterlibatan dari kelompok KKB," ujar Faizal. 

Sementara itu, Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz, Kombes Pol Yusuf Sutejo, mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh kejadian ini. Ia juga meminta kerja sama dari warga untuk memberikan informasi jika melihat atau mengetahui keberadaan pelaku.

"Kami minta masyarakat tetap waspada dan menjaga situasi kondusif. Jika ada yang mengetahui informasi penting terkait kejadian ini, segera laporkan ke pihak berwajib," kata Kombes Yusuf.

Saat ini korban masih berada dalam ruang operasi dan belum dapat dimintai keterangan lebih lanjut. Satgas Ops Damai Cartenz memastikan akan terus mengawal proses pemulihan korban serta upaya penegakan hukum terhadap pelaku kekerasan ini. (Eka)