Uskup Merauke Angkat Bicara Soal Tewasnya Warga di Ilwayab
Uskup Agung Merauke, Petrus Canisius Mandagi. Foto: Ami/ Papua60detik
Uskup Agung Merauke, Petrus Canisius Mandagi. Foto: Ami/ Papua60detik

Papua60detik - Uskup Agung Merauke, Petrus Canisius Mandagi angkat bicara soal tewasnya seorang warga bernama Albertus Mahuze karena diduga telah dianiaya oknum TNI AL di Ilwayab.

Uskup mengatakan, bila memang warga berbuat salah, seharusnya ditangkap dan diadili di jalur hukum, bukan malah dianiaya.

"Kalau benar ini terjadi (penganiayaan), maka pelaku itu harus ditangkap dan dihukum seberat-beratnya. Ini pernyataan keras saya. Karena  ini sudah sering terjadi di sini," kata Uskup di Keuskupan Merauke, Jumat (24/2/2023).

Kronologis yang disampaikan Komandan Lantamal XI Merauke, Brigjen TNI (Mar) Gatot Mardiyono, korban dalam pengaruh minuman beralkohol lalu membuat keributan di sekitar Pos TNI AL. Seorang prajurit TNI AL berinisial MM menegur lalu terjadi perkelahian.

Uskup Mandagi lantas mempertanyakan, kenapa orang mabuk langsung mendapat tindakan kekerasan dari aparat keamanan. Bukankah aparat seharusnya cukup mengamankan.

Uskup mengaku, sudah bicara dengan tokoh masyarakat hingga ke pimpinan TNI AL dan Kapolri terkait masalah ini.

"Ini harus cepat ditangani. Dan ini yang terakhir terjadi," katanya mengingatkan.

Aparat di Papua menurutnya harus diberi pemahaman etika, moral dan pendekatan ke masyarakat secara humanis sebelum ditugaskan. (Ami)