Vaksinasi Anak di Mimika Dimulai Serentak Senin Depan
Sosialisasi Imunisasi anak usia 6-11 Tahun dan anak usia 12-17 Tahun yang diikuti oleh Kepala Sekolah di Mimika, Rabu (2/2/2022). Foto: Fachruddin Aji/Papua60detik
Sosialisasi Imunisasi anak usia 6-11 Tahun dan anak usia 12-17 Tahun yang diikuti oleh Kepala Sekolah di Mimika, Rabu (2/2/2022). Foto: Fachruddin Aji/Papua60detik

Papua60detik - Vaksinasi bagi anak usia 6 sampai 11 tahun di Kabupaten Mimika rencananya akan dimulai serentak pada 7 Februari 2022 mendatang.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika Reynold Ubra mengatakan telah sosialisasi bagi para kepala sekolah dan guru di Kabupaten Mimika guna mendukung pelaksanaan vaksinasi bagi anak.

"Vaksinasi anak ini sebenarnya sudah jalan tetapi grand opening-nya (dimulai serentak) pada 7 Februari mendatang. Tujuan vaksinasi ini terciptannya kekebalan kelompok bagi setiap kelompok umur termasuk anak-anak," ujarnya saat ditemui wartawan, Rabu (2/2/2022).

Vaksinasi kepada anak kata Reynold adalah wujud pemenuhan hak kesehatan bagi anak. Pelaksanaannya akan dimulai di sekolah yang berada pada wilayah atau zona risiko tinggi seperti

Distrik Mimika Baru. Dan, di sekolah yang memiliki jumlah siswa terbanyak atau tertinggi.

"Teknisnya nanti vaksinasi dilaksanakan di sekolah langsung," katanya.

Dinas Pendidikan dan kepala sekolah sudah memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan vaksinasi anak. Namun, Dinkes tetap diwajibkan sosialisasi ke komite  sekolah atau orang tua siswa.

"Teknis vaksinasinya akan kami bagi menjadi bebeberapa tahapan mungkin hari pertama  screening yang nanti diisi oleh orang tua, setelah itu diseleksi oleh tenaga kesehatan mana yang bisa divaksin atau tidak, kemudian empat hari itu libur, sehingga kami bisa lakukan pemantauanK ejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI)," terangnya.

Sementara itu Kepala Sekolah Dasar Yayasan Pendidikan Muslimat Nahdhlatul Ulama (YPMNU) Mimika Ait Bahagiawati mengatakan sangat mendukung adanya rencana pelaksanaan vaksinasi bagi anak usia 6-11 Tahun.

"Kami sekolah sangat mendukung, kemudian orang tua murid juga memberikan dukungan bahkan mereka bertanya kepada kami, kapan vaksinasi akan dilaksanakan," tutupnya. (Fachruddin Aji)