Warga Merauke Keluhkan Harga Beras Terus Merangkak Naik
Masyarakat Merauke berbondong- bondong membeli beras murah di lapangan mandala, Selasa (27/6/2023). Foto: Ami/ Papua60detik
Masyarakat Merauke berbondong- bondong membeli beras murah di lapangan mandala, Selasa (27/6/2023). Foto: Ami/ Papua60detik

Papua60detik - Masyarakat Merauke keluhkan harga beras yang terus merangkak naik. 

Meski dikenal sebagai lumbung beras di wilayah timur Indonesia, nyatanya harga beras di Merauke belakangan semakin tinggi.

Emanuel salah satu warga Merauke mengaku dulu, harga beras paling rendah Rp8 ribu. Kini paling murah Rp12 ribu

"Kalau sekarang beli beras harga Rp12 ribu sama saja kita beli beras yang patah-patah atau beras menir” ujar Emanuel  kepada Papua60detik, Selasa (27/6/2023).

Ia berharap pemerintah mengambil kebijakan mengurangi beban warga misalnya dengan operasi pasar rutin.

“Pemerintah harus lakukan operasi pasar bukan hanya sekali dua kali tapi setiap bulan untuk mengontrol harga dan membantu perekonomian masyarakat,” harapnya.

Kenaikan harga beras di Merauke disebabkan banjir yang membuat para petani gagal panen.

Dulu Merauke mampu mengekspor beras ke daerah lain. Tapi tahun ini, Bulog Merauke harus mendatangkan beras dari Jawa Timur untuk memenuhi kebutuhan warga. (Ami)