Warga Tembagapura Ribut, Bus Tak Kunjung Datang di Terminal Gorong-gorong
Papua60detik - Warga Tembagapura dari kampung Kimbeli, Banti I, Banti II, Waa dan Opitawak kesal lantaran belum ada bus PT Freeport Indonesia (PTFI) yang disiapkan di Terminal Bus Gorong-gorong untuk berangkat ke Tembagapura.
Mereka hanya ingin pulang ke kampung masing-masing merayakan Natal. Dan akses darat satu-satunya adalah berkendara bus PTFI.
Menumpahkan kekesalan, warga sempat melakukan aksi pelemparan batu ke arah terminal bus dan meminta manajemen PTFI segera memfasilitasi, Selasa (21/12/2021).
Kendati demikian, pihak manajemen PTFI belum memberikan kepastian. Sebagian warga melakukan pemalangan.
Aparat kepolisian pun langsung mengamankan situasi hingga akhirnya warga dapat ditenangkan. Kepolisian juga berkoordinasi dengan manajemen terkait hal ini.
Kabag Ops Polres Mimika, AKP Dionisius Vox Dei Paron Helan, mengatakan, ratusan warga Tembagapura itu berkeinginan merayakan Natal di kampung masing-masing dan telah menyurat ke manajemen PTFI sebulan lalu agar disediakan kendaraan.
Namun, mengingat manajemen PTFI juga memiliki aturannya, maka diperlukan komunikasi yang membutuhkan waktu.
"Kami koordinasi ke manajemen PTFI. Keputusan juga kembali kepada manajemen. Kami juga sampaikan kepada masyarakat melalui orang yang dituakan untuk tidak melakukan hal-hal yang bisa merugikan diri sendiri. Tidak perlu lakukan pembakaran, perusakan atau yang lainnya karena itu sangat tidak dibenarkan. Jangan juga sampaikan aspirasi dalam kondisi mabuk," ujarnya menambahkan. (Salmawati Bakri)