YPMAK Bentuk Pokja Kampung Kiura, Prioritas Perluasan Kebun Kelapa
Papua60detik - Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) pengelola dana kemitraan PT Freeport Indonesia, sosialisasi program Kampung 2026 di Kampung Kiura, Distrik Mimika Barat, Kabupaten Mimika, Rabu (11/03/2026).
Sosialisasi itu sebagai upaya mendorong kemandirian ekonomi masyarakat pesisir terus dilakukan melalui pengelolaan komoditas lokal yang berkelanjutan.
Sosialisasi di Balai Kampung dirangkaikan dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) serta pembentukan Kelompok Kerja (Pokja) yang akan menjalankan program tahun 2026. YPMAK mengalokasikan dana Rp300 juta untuk Kampung Kiura, dengan rincian Rp240 juta untuk kegiatan program dan Rp60 juta untuk operasional Pokja.
Sesuai hasil musyawarah, warga sepakati dua fokus program, yakni perluasan kebun kelapa dan pembangunan hunian layak bagi masyarakat. Ditetapkan juga, Emanuel Weyakoro sebagai Ketua Pokja Kampung Kiura 2026, didampingi Daniel Sikora sebagai Bendahara dan Heririkmans sebagai Sekretaris, dannggotanya adalah Sisilia Waminiu dan Matias Wateyau.
Staf Divisi Ekonomi YPMAK, Febri Sianipar, menekankan pentingnya transparansi melalui pemasangan papan informasi di setiap kegiatan agar masyarakat dapat mengawasi penggunaan anggaran.
Ia menegaskan program kampung harus memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.
"Program kampung ini bertujuan menambah penghasilan masyarakat, sehingga kegiatan yang dilakukan harus berkaitan dengan ekonomi dan membantu kebutuhan keluarga," ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, minimal 50 persen anggaran dialokasikan untuk sektor perkebunan dengan komoditas kelapa yang dinilai memiliki potensi ekonomi tinggi jika diolah menjadi minyak kelapa.
Febri berharap, dengan masa kerja Pokja dari Maret hingga Oktober, program ini mampu mendorong pembangunan rumah layak huni sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat pesisir di Mimika Barat. (Martha)