YPMAK Gandeng 4 Akuntan Publik Audit Penggunaan Dana Kemitraan
Penandatanganan kerja sama YPMAK dengan empat KAP untuk melakukan audit independen, foto: Humas YPMAK
Penandatanganan kerja sama YPMAK dengan empat KAP untuk melakukan audit independen, foto: Humas YPMAK

Papua60detik - Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) terus memperkuat tata kelola pengelolaan dana kemitraan PTFI dengan menggandeng empat kantor akuntan publik (KAP) untuk melakukan audit independen laporan pertanggungjawaban (LPJ) program yang dijalankan lembaga dan yayasan mitra.

Penandatanganan perjanjian dilakukan pada 12 Februari 2025 lalu di Kantor YPMAK, Jalan Yos Sudarso.

Langkah ini sebagai upaya memastikan efektivitas, kewajaran, kesesuaian,serta kkepatuhan mitra pelaksana dalam mengelola dana kemitraan. 

Selain mengaudit LPJ, KAP juga akan memeriksa transaksi keuangan, kesesuaian kebijakan dan prosedur, serta penggunaan dana terhadap rencana anggaran belanja (RAB) sebagaimana tertuang dalam perjanjian kerja sama (PKS).

Masing-masing KAP memiliki ruang lingkup audit berbeda. KAP Purba Lauddin dan Rekan akan mengaudit LPJ lima yayasan pelaksana Program Kampung Sehat, yakni Yayasan Papua Lestari, Yayasan Ekologi Papua, Yayasan Care Peduli, Yayasan Rumsram, dan Yayasan Siklus Sehat Indonesia.

KAP Adi dan Deki mengaudit LPJ pengelolaan dana program beasiswa di Universitas Katolik De La Salle Manado. KAP Helianto dan Rekan melakukan audit program beasiswa di Yayasan Bina Teruna Cenderawasih (Binterbusih) Semarang.

Sementara KAP S Mannan Ardiansyah dan Rekan mengaudit pengelolaan dana pendidikan SMP, SMA, hingga perguruan tinggi di dalam dan luar negeri, termasuk di Lokon dan Seminari Menengah Kakaskasen Tomohon untuk periode Juli–Desember 2024 dan Januari–Juni 2025.

Wakil Ketua Pengurus Bidang Program YPMAK, Feri Magai Uamang, menyambut baik kehadiran mitra auditor independen tersebut. Menurutnya, jumlah mitra pelaksana program YPMAK cukup banyak sementara tenaga pemeriksa LPJ terbatas, sehingga proses administrasi kerap mengalami hambatan.

"Kehadiran KAP akan sangat membantu mempercepat pemeriksaan laporan keuangan mitra," ujarnya.

Demikian juga menurut Bendahara YPMAK, Ramlon Marbun. Ia berharap kerja sama ini membuat proses administrasi keuangan lebih lancar sehingga hak penerima manfaat, khususnya peserta beasiswa, tidak tertunda.

"Kita berharap LPJ dan audit bisa lebih cepat, sehingga dana dapat disalurkan tepat waktu," ucapnya.

Ketua Pengurus YPMAK, Leonardus Tumuka, menyebut kerja sama ini sebagai langkah positif di awal tahun untuk memperkuat tata kelola lembaga. Ia menegaskan YPMAK mengelola dana besar bagi masyarakat Suku Amungme, Kamoro, dan lima suku kekerabatan, sehingga akuntabilitas harus tetap dijunjung tinggi.

Ia optimis kehadiran auditor eksternal akan meringankan beban kerja internal sekaligus memperlancar pelaksanaan program tanpa mengabaikan prinsip transparansi dan akuntabilitas keuangan.

"Kami terus mencari cara agar proses administrasi lebih ringkas tanpa mengurangi prinsip pertanggungjawaban. Kami juga berharap KAP tetap independen dan menjaga netralitas," pungkasnya. (Martha)