YPMAK Gandeng Dinkes dan Pelkesi Bikin Program Kampung Sehat
Papua60detik - Yayasan Pengembangan Masayarakat Amungme Kamoro (YPMAK) bekerjasama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Mimika dan Persekutuan Pelayanan Kesehatan Kristen di Indonesia (Pelkesi) akan menjalankan program kampung sehat.
Program ini akan menyasar 19 kampung yang ada di enam distrik yakni pertama, Mimika Barat Jauh di Kampung Sumapro, Waituku, Bulumen, Aindua, dan Ararau. Kedua, Distrik Mimika Tengah di Kampung Keakwa, Aikawapuka dan Mioko.
Ketiga, Distik Mimika Barat yakni Kampung Aparuka dan Kapiraya. Kemudian Distrik Agimuga yang juga menyasar dua kampung yakni Amungun, Emkomahalama.
Sementara Distrik Mimika Timur Jauh hanya dilakukan disatu kampung saja yaitu Ohotya. Dan terakhir Distrik Tembagapura yakni di Opitawak, Miniponogama, Jongkogama, Dolingogin, Beloilawak dan Kampung Jagamin.
Wakil Direktur YPMAK, Nur Ifa Karupukaro mengatakan program yang rencananya akan dijalankan di tahun 2022 ini dibuat untuk melayani masyarakat diwilayah pedalaman.
Ia mengatakan pemilihan 19 kampung dilakukan berdasarkan hasil survey rapid devisi kesehatan dari YPMAK pada bulan Juni, hang dilakukan dari Potowaiburu sampai Nakai.
“Mekanisme pelaksanaannya kampung sehat akan berkolaborasi dengan pemerintah terkait dengan pelayanan kesehatan yang ada di kampung-kampung,” jelasnya usai melakukan pertemuan dengan Pelkesi dan Dinkes, Rabu (26/1/2022) di Gedung MPCC.
Adapun tenaga kesehatan yang akan dilibatkan dalam program ini akan direkrut langsung oleh Pelkesi sebagai pelaksana program
“Mereka akan merekrut tenaga pelayanan yang memang tenaga medis. Tenaganya ada yang mobile dan ada yang menetap karena ada integrasi dengan klinik bergerak,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Dinkes Mimika, Reynold Ubra menilai program kampung sehat ini sangat baik karena berbasis masyatakat.
“ini sumber daya kesehatan masyarakat, sumber daya yang harus diterapkan,” ungkapnya.
Ia menilai jika program ini berhasil, maka Puskesmas dan Rumah Sakit pun ikut berhasil karena kunjungan pasien dengan gejala serius akan berkurang.
“Karena dalam program kampung sehat, jika temukan penyakit harus obati sampai sembuh, minum obat sampai tuntas,” tutupnya. (Anti)