YPMAK Kelola 500 Miliar Tahun Ini
Papua60detik - PT Freeport Indonesia (PTFI) mengalokasikan dana sebesar Rp500 Miliar kepada Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) pada 2021 ini. Nilainya sama seperti tahun lalu.
Direktur YPMAK, Vebian Magal kepada awak media, Jumat (5/3/2021) menjelaskan, dana tersebut diberikan berdasarkan pengajuan YPMAK. Menurutnya, PTFI tidak membatasi nilai, tapi menyesuaikan pengajuan kebutuhan anggaran.
"Sistemnya itu YPMAK membuat daftar kebutuhan lalu diajukan ke PTFI," ujarnya
Dana ratusan miliar itu katanya, disalurkan melalui beberapa bidang di YPMAK. Tiga bidang yang mendapatkan porsi dana yang lebih besar yakni ekonomi, pendidikan dan kesehatan. Rp200 miliar lebih untuk pendidikan dan Rp100 miliar lebih untuk layanan kesehatan.
"Sejauh ini layanan di tiga bidang tersebut tidak pernah berubah dan masih terus berjalan," paparnya.
Mekanisme pelayanan ketiga bidang tersebut juga tidak mengalami perubahan. Bidang kesehatan misalnya, fokus kepada masyarakat sampai ke pedalaman.
"Perubahan itu hanya terjadi di bidang ekonomi, sebelum menjadi yayasan program ekonomi itu dikerjakan kepala biro masing-masing suku, sekarang berubah menjadi semua dikerjakan oleh kepala divisi ekonomi," ungkapnya.
Ia menambahkan pada bidang ekonomi saat ini pihaknya mencoba memberdayakan masyarakat melalui usaha-usaha kecil dan menengah serta pemberdayaan kearifan lokal setiap kampung. (Fachruddin Aji)