Dua Kelompok Warga Kampung Nawaripi Saling Serang
Polisi saat mengamankan pertikaian antar dua kelompok warga Kampung Nawaripi,  Rabu (21/10/2020) siang.
Polisi saat mengamankan pertikaian antar dua kelompok warga Kampung Nawaripi, Rabu (21/10/2020) siang.

Papua60detik - Dua kelompok warga RT 18 Kampung Nawaripi tiba-tiba saling serang pada Rabu (21/10/2020) siang. Akibatnya, satu orang berinisial DD terluka dan langsung dievakuasi ke RSUD Mimika.

Kepala Kampung Nawaripi, Norman Ditubun yang ikut menenangkan warganya belum memastikan sebab pertikaian antar dua kelompok. Informasi sementara yang didapatnya, pertikaian itu diduga karena pemukulan terhadap korban yang menegur pengendara dengan knalpot racing saat lewat depan rumahnya.

"Itu yang saya dengar tapi untuk secara pasti penyebabnya itu saya belum tahu. Oleh karena itu saya ingin kumpulkan warga dari kedua kelompok untuk menjelaskan awal persoalan," ungkapnya saat ditemui di sela-sela pengarahan warga.

Informasi yang dihimpun di lapangan, aksi saling serang itu berawal dari keributan antara DD dengan pengendara berbonceng tiga yang baru pulang dari rumah duka.

Ketika lewat di depan rumahnya, DD yang sedang menidurkan anak kecilnya menegur pengendara tersebut karena suara bising knalpotnya.

Tidak terima ditegur oleh korban, yang diduga para pelaku itu melakukan pemukulan. Korban yang mendapat pukulan tidak terima sehingga terjadi adu fisik. Selain adu fisik, rumah DD juga jadi sasaran perusakan.

DD lalu mendatangi rumah duka dengan membawa senjata tajam, mencari tahu keberadaan pelaku. Beberapa warga yang tengah berada di rumah duka berupaya menenangkannya.

Tak lama, justru DD memanggil warga lain dan menyerang rumah duka dengan lemparan batu. Warga yang berada di rumah duka pun membalas dan terjadi aksi saling lempar batu hingga mengenai kandang babi  masing-masing. Situasi pun kian memanas.

Personil gabungan Polres Mimika dan Brimob Polda Maluku yang dipimpin oleh Kapolres Mimika, AKBP I Gusti Gde Era Adhinata mendapatkan informasi tersebut langsung merespon ke lokasi kejadian untuk melakukan pengamanan dan menenangkan dua kelompok warga tersebut.

Dua kelompok warga itupun akhirnya berhasil ditenangkan oleh personel gabungan setelah memberikan arahan ke masing-masing kelompok.

Sementara Kapolres Mimika melalui Wakapolres, Kompol I Nyoman Punia di lokasi kejadian mengatakan, keributan antara dua kelompok warga ini sudah selesai dan situasi telah kembali aman.

"Situasi di sini sudah aman dan untuk pelaku yang berjumlah 3 orang sudah kita amankan," katanya.

Wakapolres mengatakan, sedang mengumpulkan para tokoh untuk duduk bersama menuntaskan persoalan agar tidak meluas.

"Masalah ini jangan diperpanjang, mari serahkan kepihak kepolisian. Situasi saat ini sudah aman dan kondusif," ujarnya.

Sampai berita ini diturunkan, anggota Polres Mimika diback up BKO Brimob Polda Maluku masih melakukan penjagaan di TKP guna mencegah aksi susulan. (Salmawati Bakri)