Kejari Mimika Ditarget Mengungkap Minimal Satu Perkara Korupsi
Papua60detik - Kejaksaan Negeri Mimika mendapat target mengungkap cukup satu perkara tindak pidana korupsi pada tahun 2021.
Untuk mengungkap satu perkara yang ditargetkan itu, Kejari Mimika mendapat alokasi anggaran sekitar Rp300 juta.
Baca Juga: Kasus Curat di Jalan Kartini Timika Masuk Tahap II, Satu Tersangka di Bawah Umur Jalani Diversi
"Namun tidak menutup perkara lainnya. Akan kita tindak lanjuti. Apabila anggaran habis, kami akan minta di Kejagung atau Kejati," kata Kepala Kejari Mimika, Mohamad Ridosan.
Selain itu, setiap instansi kejaksaan wajib menyuskseskan program kerja prioritas Kejaksaan RI tahun 2021.
Jaksa Agung, ST Burhanuddin telah memberikan arahan kepada jajarannya terkait program kerja prioritasnya tahun ini dalam sebuah video conference (vicon) pada Rabu (6/1/2021) siang.
Berikut tujuh program kerja prioritas Kejaksaan RI tahun 2021:
1.Pendampingan dan pengamanan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dalam rangka percepatan pembangunan nasional.
2. Pengawasan dan penegakan disiplin untuk mewujudkan jejaksaan yang bersih dan profesional.
3. Pembentukan kapasitas Sumber Daya Manusia melalui pembangunan manajemen karir yang jelas, terstruktur dan transparan serta penyelengaraan pendidikan dan pelatihan yang tematik.
4. Digitalisasi kejaksaan untuk sistem kerja yang efisien, transparan, akuntabel, dan berbasis informasi teknologi.
5. Penegakan hukum yabg berkeadilan serta memberikan kemanfaatan, khususnya dalam upaya memulihkan korban kejahatan dan memperbaiki perilaku.
6. Penangan perkara tindak pidana korupsi yg berkualitas dan berorientasi penyelamatan keuangan negara.
7. Penyelesaian perkara dugaan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) yang berat secara tuntas, bermartabat, dapat diterima oleh berbagai pihak dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. (Salmawati Bakri)