Waspada, Curanmor Lagi Marak di Timika
Ilustrasi barang bukti motor hasil curian.
Ilustrasi barang bukti motor hasil curian.

Papua60detik - Kasus pencurian belakangan ini semakin marak terjadi di Kota Timika. Salah satunya yakni pencurian kendaraan motor (Curanmor)

Kasat Reskrim Polres Mimika, AKP Hermanto mengatakan, masih terus berupaya melakukan penyelidikan guna mengungkap pelaku-pelaku kasus curanmor.

Tak hanya itu, Polres Mimika pun sedang membangun koordinasi bersama pihak leasing.

Hal itu dilatarbelakangi adanya pihak yang melapor terkait kehilangan sepeda motor, tetapi pada kenyataannya motor yang bersangkutan justru dijual ke orang lain atau over kredit tanpa sepengetahuan pihak leasing.

"Kita masih mau koordinasi dengan pihak leasing. Jangan sampai mengaku hilang padahal dialihkan alias over kredit tanpa sepengetahuan leasing," kata Hermanto saat ditemui di Kantor Pelayanan Polres Mimika, Senin (30/11/2020).

Dari sekian banyak kasus curanmor yang terjadi, kebanyakan yang menjadi sasaran pencurian adalah kendaraan roda dua jenis matic.

"Memang kita masih ada penyelidikan. Cuma yang kemarin kita ungkap curas (pencurian kekerasan), yang HP itu. Kalau yang motor-motor masih dalam lidik. Mudah-mudahan ada (penangkapan) akhir-akhir tahun," ujarnya.

Sebelumnya, sejumlah warga di kota Timika mengalami pencurian sepeda motor beberapa minggu belakangan.

Salah satu korban bernama Ariel Asyadin, mengalami kecurian sepeda motor Honda Beat berwarna hitam saat sedang diparkir di depan ATM Mandiri depan Kantor POM, Gorong-Gorong, pada Selasa, 24 November 2020 sekitar pukul 20.00 WIT.

Dari rekaman CCTV yang terdapat di lokasi ATM, tampak pelaku dengan gampangnya mendorong sepeda motor dari tempat parkir lalu dibawa kabur.

Atas kejadian itu, korban telah membuat laporan polisi (LP) di SPKT Kantor Pusat Pelayanan Polres Mimika untuk ditindaklanjuti. (Salmawati Bakri)