161 Warga Mimika Dapat Sertifikat PTSL Gratis BPN
Papua60detik - Badan Pertanahan Nasional (BPN) Mimika menyerahkan sebanyak 161 sertifikat gratis kepada masyarakat. Sertifikat tersebut merupakan bagian program Presiden Jokowi yakni Pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap (PTSL).
Kepala BPN Mimika, Pantoan Tambunan menjelaskan, penyerahan sertifikat tersebut dilaksanakan serentak seluruh Indonesia dengan total satu juta sertifikat pada Senin lalu.
"Jadi pembagian ini serentak di seluruh Indonesia. Kami pun mengundang 30 orang untuk datang dan menerima sertifikat tersebut. Kami juga sesuaikan dengan protokol kesehatan. Kemudian secara virtual pak Presiden Jokowi yang menyerahkan serentak seluruh Indonesia secara simbolis," ujarnya saat ditemui wartawan di Kantor BPN, Jalan Cenderawasih SP2, Rabu (11/11/2020).
Menurutnya, 161 sertifikat yang diberikan itu merupakan sebagian dari target yang harus dipenuhi oleh BPN Mimika yakni 400 sertifikat pada 2020.
Pantoan optimis dalam beberapa minggu ke depan pihaknya dapat memenuhi target yang diberikan oleh Kementrian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (Kemen ATR/BPN).
"Kemarin baru di perintahkan kembali kepada kami dari Kementrian ATR/BPN nanti di akhir tahun Presiden juga akan menyerahkan secara simbolis. Sehingga kami akan sisakan beberapa untuk kegiatan tersebut. Tenggat waktu kami sampai 5 Desember 2020," ungkapnya.
Lokasi PTSL di Mimika sendiri terdapat di empat kelurahan yakni Kebun Sirih, Koperapoka, Otomona dan Dingo Narama. Seluruhnya terletak di wilayah Distrik Mimika Baru.
"Perbedaan PTSL dan Prona itu bedanya ada kata lengkapnya. Di masa lalu, Prona seumpama BPN diberikan target 100 nih, itu kita bisa ambil 10 dari desa A,B,C sampai target terpenuhi. Kalau PTSL kita hanya fokus pada satu penyelesaian Kelurahan atau desa hingga semua selesai terpetakan. Kalau belum kita tidak bisa mulai di wilayah lain," jelasnya.
BPN memilih empat kelurahan tersebut karena menilai dapat menyelesaikan proses dengan lengkap. Selain itu karena kelurahan tersebut terletak di Mimika Baru yang memiliki tingkat pertumbuhan ekonomi tinggi. Kelengkapan sertifikat diharapkan akan memberikan dampak besar kepada Pendapatan Asli Daerah (PAD) Mimika.
Ia menyebut beberapa persyaratan yang harus dipenuhi untuk penerbitan sebuah sertifikat PTSL.
"Pertama objek bidang tanah tersebut layak untuk sertifikat, demikian pula dengan subjeknya contohnya jelas kepemilikannya maka akan kita proses ke sertifikat. Kedua objek tanahnya layak subjeknya layak tetapi masih ada sengketa maka akan kami daftarkan saja hingga buku tanah, ketiga objeknya layak tetapi subjeknya tidak layak contohnya karena subjek tidak mau melengkapi berkas, maka hanya pemetaan saja. Terakhir sudah ada bidang tanah yang bersertifikat di kelurahan tersebut tetapi letaknya belum benar datanya di masa lalu, maka kami ukur ulang, kami sesuaikan, akurat," sebutnya.
Dikutip dari saluran YouTube Sekretariat Presiden yang ditayangkan pada Senin (09/11/2020), Presiden Jokowi mengatakan target penyerahan sertifikat tahun 2020 ini seharusnya sebanyak 10 juta, tetapi karena pandemi maka target diturunkan menjadi 7 juta.
"Hari ini (Senin lalu) saya akan membagikan satu juta sertifikat tanah pada masyarakat di 31 provinsi dan 201 kabupaten dan kota. Hari ini satu juta. Satu juta sertifikat adalah jumlah yang sangat besar sekali," ujarnya.
Jokowi pun berpesan kepada masyarakat penerima untuk menyimpan dengan baik sertifikat tanah. Sertifikat tanah boleh saja diagunkan, tetapi harus dikalkulasi dan uang hasil pinjaman untuk keperluan usaha.
"Jangan dipakai beli mobil, sepeda motor, belikan anak-anak HP yang mahal-mahal," tutupnya. (Fachruddin Aji)