75 Tahun Indonesia Merdeka, 75 Bendera Merah Putih Tegak di Kantor Pelayanan Polres Mimika
Papua60detik - Sebanyak 75 bendera merah putih tampak menghiasi Kantor Pelayanan Polres Mimika di Jalan Cenderawasih.
Dengan sengaja jumlahnya dibikin persis sama dengan usia kemerdekaan Indonesia ke 75 tahun yang akan diperingati 17 Agustus mendatang.
"Dalam rangka peringati hari kemerdekaan RI ke 75, jajaran Polres Mimika menghias kantor pelayanan masyarakat dengan memasang bendera merah putih sebanyak 75 buah sebagai lambang bahwa kita sudah 75 tahun merdeka," kata Kapolres Mimika AKBP IGG Era yang turun langsung memimpin pemasangan bendera, Kamis (06/08/2020).
Ia mengatakan, pemasangan 75 bendera merah putih itu sebagai edukasi kepada masyarakat agar tetap cinta NKRI.
Tak hanya itu, umbul-umbul di halaman kantor juga sudah terpasang biar semarak 17-an tetap terasa meski di tengah pandemi covid-19.
Peringatan HUT RI ke-75 tahun ini tak bakalan sama seperti yang lalu-lalu. Karena pandemi covid-19, perayaannya tahun ini lebih sederhana dengan protokol kesehatan. Setiap kegiatan pun diupayakan menghindari kerumunan warga.
"Tapi yang jelas, di HUT RI tahun ini kita semua harus ikut berpartisipasi dalam peringatannya. Saya sudah sampaikan ke Binmas Noken agar bisa melakukan bakti sosial dan lomba-lomba yang tidak menimbulkan keramaian seperti balap karung dan lain-lain. Kita juga akan melakukan pemasangan bendera merah putih ke masyarakat yang tidak mampu hingga kendaraan bermotor," imbuhnya.
Sebagai penghormatan jasa para pahlawan yang telah berjuang merebut kemerdekaan, ia mengajak masyarakat ikut memasang bendera merah putih selama bulan Agustus, sejak 1 hingga 31 mendatang.
Soal situasi kemanann jelang HUT RI tahun ini, Era memperkirakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) masih berada di seputar wilayah Tembagapura.
"Kita sudah koordinasi untuk memperketat pengamanan sepanjang rute PT Freeport, jangan sampai mereka (KKB -red) mengganggu keamanan," katanya.
Peristiwa penembakan pernah terjadi tepat di 17 Agustus pada 2017 dan 2018 lalu. (Salmawati Bakri)