Akui Pelanggan Merugi, Telkomsel Berikan Kompensasi 1.000 SMS
Rabu, 27 Agustus 2025 - 11:26 WIT - Papua60Detik

Papua60detik – General Manager Consumer Business Telkomsel Region Maluku dan Papua, Fajri Adi Firmansyah, menyampaikan permohonan maaf resmi kepada seluruh pelanggan Telkomsel di Papua Selatan akibat gangguan jaringan kabel optik bawah laut (SKKL) yang berdampak serius pada layanan telekomunikasi.
“Kami memahami masyarakat sangat dirugikan atas kondisi ini. Karena itu, sebagai bentuk tanggung jawab kami, Telkomsel telah menyiapkan kompensasi berupa paket gratis 1.000 SMS dan 60 menit nelpon per hari yang dapat langsung diakses oleh pelanggan,” ujar Fajri dalam konferensi pers di Merauke, Selasa (26/8/2025).
Lebih jauh, Fajri menegaskan bahwa Telkomsel bersama Telkom Group tidak hanya menyiapkan kompensasi komunikasi dasar, tetapi juga memastikan keringanan tagihan untuk pelanggan pascabayar.
“Tagihan pelanggan tidak akan ditarik penuh. Mulai 16 Agustus hingga jaringan benar-benar pulih, biaya layanan Indihome maupun kartu Halo hanya dihitung secara prorata, yakni separuh dari tagihan normal. Selain itu, kuota internet yang hangus selama masa gangguan akan diganti penuh setelah layanan kembali stabil,” tegasnya.
Meski demikian, pertanyaan kritis dari masyarakat terkait mahalnya harga paket data Telkomsel tetap mengemuka.
Menjawab hal tersebut, Fajri menjelaskan bahwa harga paket Telkomsel berlaku sama di seluruh Indonesia.
“Harga perdana Rp35 ribu di Papua sama nilainya dengan yang ada di Jawa maupun daerah lain. Tidak ada perbedaan harga. Tantangan di Papua lebih kepada ketersediaan infrastruktur dan faktor geografis yang jauh lebih kompleks,” jelasnya.
Di akhir konferensi pers, Telkomsel dan Telkom Group menekankan komitmen dalam memulihkan jaringan serta memberikan kompensasi yang layak bagi masyarakat Papua Selatan.
Telkom Group memastikan bahwa pemulihan infrastruktur dan pelayanan pelanggan akan menjadi prioritas utama. (Jamal)