Alasan Warga Ikut Vaksin, Dari Takut Mati Sampai Rencana Keluar Kota
Papua60detik - Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Dinas Kesehatan terus mengakselerasi vaksinasi covid-19. Setiap hari, 1.000 orang ditarget bisa disuntik vaksin.
Vaksin sejauh ini diayakini mampu meningkatkan imunitas melawan covid-19. Jikapun terpapar, gejalanya tak seberat mereka yang belum divaksin.
Dengan mengakselerasi vaksinasi, pemerintah berharap secepatnya tercipta herd immunity atau kekebalan komunitas.
Tapi alasan warga ikut vaksin lain lagi, macam-macam, dari yang takut terpapar lalu mati sampai sekedar memenuhi syarat penerbangan ke kota lain.
Salah satu peserta vaksin, Santo mengaku awalnya takut. Tapi karena ia melihat kasus covid-19 terus melonjak dan bahkan terus bermunculan varian baru yang penularannya lebih cepat, akhirnya ia memutuskan untuk mendaftarkan diri ikut vaksinasi covid-19.
“Saya awalnya bilang tidak usah vaksin sudah, tapi setiap saya nonton dan baca berita yang kena covid-19 semakin banyak dan yang mati juga semakin banyak. Makanya saya niatkan diri untuk vaksin,” katanya saat ditemui pada vaksinasi massal di Gedung Tongkonan, Senin (5/7/2021)
Arthur lain lagi. Ia mengaku alasan utamanya ikut vaksin karena sertifikat vaksin merupakan salah satu persyaratan pergi ke Jakarta.
“Kan sekarang dari dan ke Jakarta wajib ada kartu vaksin covid-19 toh, nah saya mau ke Jakarta bulan ini,” katanya.
Pada program akeselerasi vaksin covid-19, Senin (5/7/2021) Dinkes bekerja sama dengan beberapa instansi lain membuka layanan vaksin di enam titik yakni terminal baru Bandara Mozes Kilangin sisi selatan, terminal Bandara Mozes Kilangin sisi utara, Rumkitban, Klinik Tribrata, Gedung Tongkonan dan Multi Purpose Kuala.
Pelayanan vaksinasi diutamakan bagi masyarakat yang mendaftar melalui website vaksinasimimika.com.
Dari pantuan Papua60detik.id di terminal baru Bandara Mozes Kilangin sisi selatan, antusiasme masyarakat begitu luar biasa. Begitupun di Gedung Tongkonan, sampai-sampai jaga jarak sulit dilakukan meski petugas sudah berupaya mengingatkan.
Untuk masyarakat yang ada di wilayah Mapurujaya vaksinasi covid-19 akan dimulai Selasa (6/7/2021) di PPI Poumako.
“Kita coba satu hari dulu. Nanti kita lihat antusiasme masyarakat seperti apa, kalau memang seperti apa maka kita akan atur kembali. Ini yang lakukan di sana (Pomako) teman-teman dari Puskesmas Mapurujaya,” kata Ketua Tim Pengendalian Covid-19 Usman La Alimuda saat ditemui di terminal baru Bandara Moses Kilangin Sisi Selatan.
Untuk menghindari kerumunan, ia berpesan kepada masyarakat untuk mengikuti jadwal yang telah ditetapkan pada saat pendaftaran online. Masyarakat katanya, tidak perlu khawatir tidak dapat jatah vaksin.
“Vaksin kita masih banyak. Jadi jangan takut,” katanya. (Anti Patabang)