Besok Pemda Gelar Pasar Murah, Ini Daftar Kebutuhan yang Tersedia
Papua60detik - Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Dinas Ketahanan Pangan akan mengadakan pasar murah dalam rangka Idul fitri di halaman Gedung Eme Neme Yauware, Sabtu (23/4/2022) pukul 09.00 sampai selesai.
Dinas Ketahanan Pangan juga menggandeng Dinas Perindustrian dan Perdangan (Disperindag), Bulog dan Lanud untuk menyediakan beberapa komoditi pangan dan kebutuhan pokok.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Mimika, Yulius Koga menjelaskan kegiatan rutin tahunan ini diadakan untuk membantu umat muslim yang akan lebaran. Harga sembako yang disiapkan sedikit murah dibandingkan harga di pasar.
“Jadi karena selama inikan kita tahu bahwa ada komoditi yang harganya tinggi dan untuk mengimbangi itu kami melakukan pagelaran pasar murah,” ungkapnya saat ditemui Papua60detik.id di ruang kerjanya, Jumat (22/4/2022).
Ia mengatakan penawaran harga yang diberikan adalah harga subsidi.
Khusus untuk minyak goreng akan disiapkan langsung oleh Dinas Perdagangan dan Perindusteian (Disperindag) kerja sama dengan distributor.
Berikut ini daftar komoditi dan harga yang ada di pasar murah Pemda Mimika.
1. Terigu 1 kg Rp10.000,
2. Blue Band sachet Rp7.000,
3. Beras per sak Rp98.000,
4. Gulaku 1 kg Rp14.000,
5. Coca-Cola 1 karton Rp90.000,
6. Fanta Rp90.000,
7. Sprite Rp90.000,
8. Teh kotak Rp66.000,
9. Sirup ABC Rp13.500,
10. Ayam Rp47.500,
11. Telur Rp48.000,
12. Bawang Merah Rp35.000,
13. Bawang Putih Rp28.000,
14. Kentang Rp28.000,
15. Wortel Rp28.000,
16. Cabai Rp40.000,
17. Tomat Rp35.000,
18. Kol Rp30.000,
19. Minyak goreng curah 1 liter Rp14.000.
Kepala Bidang Perdagangan Disperindag, Selfina Pappang di tempat terpisah mengatakan selain minyak goreng curah, Disperindag juga akan menyiapkan minyak goreng kemasan.
“Mungkin sekitar Rp20 ribu. Iya belum bisa dipastikan berapa. Sementara kami SK kan. Bersyukurnya kami dapat barang dari distributor jadi harganya kurang. Ditambah kami dapat subsidi sedikit jadi lumayan,” katanya saat ditemui di ruang kerjanya.
Minyak goreng curah yang disiapkan sebanyak 3 ton, dan minyak goreng kemasan sebanyak 2-3 ton.
Meski terbilang banyak, namun Disperindag akan membatasi pembeliannya yakni hanya 2 liter untuk satu orang.
“Jadi supaya semua kebagian karena inikan sangat dibutuhkan masyarakat dan juga sudah lama sekali semua mengharapkan harga yang murah,” katanya. (Anti)