Covid-19 Naik Lagi, Refocusing Lagi?
Papua60detik - Awal pandemi tahun 2020 kemarin, pemerintah pusat meginstruksikan pemerintah daerah melakukan refocusing anggaran.
Biaya yang tak penting di masa pandemi misalnya, ongkos perjalanan dinas dipangkas dan dialihkan ke penanganan covid-19 termasuk buat jaring pegamanan sosial dan pemberdayaan ekonomi.
Hasil realokasi atau refocusing anggaran sejumlah OPD Pemkab Mimika tahun lalu mencapai ratusan miliar.
Temuan kasus covid-19 kemudian melandai. Masuk 2021 varian baru muncul, namanya varian delta. Jauh lebih cepat menular. Laporan kasus harian covid-19 menanjak cepat diikuti angka kematian.
Pertanyaannya, akankah kembali pemerintah melakukan realokasi, mengumpulkan anggaran buat difokuskan menangani lonjakan kasus covid-19 sekarang?
"Kami masih menunggu informasi resmi baik dari Menteri Keuangan atau pun Menteri Dalam Negeri, serta instruksi dari Gubernur Papua untuk pemberlakuan PPKM serta menindaklanjuti instruksi Mendagri Nomor 17 tahun 2021 termasuk realokasi," kata Sekda Mimika, Michael R Gomar saat ditemui wartawan, Senin (6/7/2021).
Berbeda dengan tahun lalu, tahun ini kata Gomar Pemkab Mimika telah mengalokasikan anggaran di APBD sebesar delapan persen dari Dana Alokasi Umum (DAU).
"Ada di APBD 2021 Mimika dianggarkan untuk Covid yaitu dari DAU," katanya.
Pengalokasian anggaran itu katanya, perintah wajib dari pemerintah pusat untuk seluruh kabupaten dan kota.
"Saya tidak tahu soal berapa jumlahnya. Anggaran tersebut dikelola secara langsung oleh Dinas kesehatan dan RSUD Mimika," ungkapnya. (Fachruddin Aji)