Danbrig 20/IJK, Letkol Edy Widyanto Resmi Jadi Anak Adat Kaugapu
Papua60detik – Komandan Brigif 20 IJK/3 Kostrad, Letnan Kolonel Inf Edy Widyanto dan istrinya, Heni Komarul Laili diangkat sebagai anak Kapawe dan Imamukawe Kaugapu Mapurjaya dalam upacara adat di Kilometer 10, Timika, Papua, Sabtu (12/09/2020).
Keduanya disematkan kalung dan topi sebagai tanda penyambutan di keluarga baru diiringi tari khas Suku Kamoro.
Atas pengangkatannya, mereka diberi nama, Edy Widyanto Yawa atau Makum Pinawao Yawa dan istrinya, Temarpa Yawa.
Upacara pengukuhan anak itu dihadiri oleh Ketua Lembaga Adat dan Kepala Kampung Kapawe dan Imamukawe, tokoh adat dan masyarakat.
Ketua Lembaga Adat Kapawe, Elias Yawa mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Letkol Edy Widyanto yang bersedia menjadi anak adat Kapawe dan Imamukawe. Ia berharap masyarakat dan TNI-Polri dapat bersama-sama memajukan Mimika yang damai.
"Kami keluarga Suku Kapawe dan Imamukawe mengangkat Danbrigif sebagai anak adat sebagai bentuk penghargaan dengan harapan bisa membantu dan mendukung masyarakat Suku Kapawe dan Imamukawe," kata Elias.
Jika nanti Letkol Edy Widyanto bertugas di tempat lain, ia berpesan agar mengingat dan tak lupa pulang ke keluarga Kaugapu, tempat ia jadi anak adat.
Tokoh Adat Kapawe dan Imamukawe, Safirus Kapiratu berharap, Makum Pinawao Yawa dapat melihat daerah dan masyarakat Kaugapu sebagai bagian dari dirinya.
"Pengangkatan anak adat ini diketahui oleh moyang, sehingga diharapkan anak yang diangkat dari tanah ini dapat membantu dan mendukung masyarakat di Tanah Kaugapu," harapnya.
Letkol Edy Widyanto sebenarnya belum lama menjabat sebagai Danbrigif 20/IJK/Kostrad. Ia dilantik pada 27 Juni lalu.
Ia mengaku merasa terhormat atas penghargaan yang diberikan kepadanya dan istri sebagai anak adat Kapawe dan Imamukawe.
"Saya sebagai anak dan keluarga pastinya akan ikut menjaga sekuat tenaga agar keluarga besar Suku Kaugapu Kapawe dan Imamukawe dapat makmur dan menikmati seluruh yang ada di tanah Kamoro ini," ungkapnya.
Sebagai bagian anggota keluarga, ia berharap bisa berinteraksi, bergaul dan saling menjaga antara anak dan keluarga besar suku Kapawe dan Imamukawe Kaugapu. (Yunita S)