Data Polisi, Angka Kriminalitas Menurun di Timika
Papua60detik - Berdasarkan data Polres Mimika, angka kriminalitas mengalami penurunan pada triwulan kedua tahun 2021 dibanding triwulan pertama. Turunnya cukup signifikan.
"Total kasus kriminal pada triwulan pertama 243 kasus. Triwulan kedua 144 kasus. Jadi kasus kriminalitas memang cukup tinggi pada triwulan pertama," sebut Kasubag Bin Ops Polres Mimika AKP Ahmad Dahlan saat berbicara pada Tatap Muka bersama Forkopimda Mimika, Senin (29/6/2021).
Pencurian jadi kasus kejahatan paling menonjol. Di triwulan pertama, Polres Mimika menerima laporan 63 kasus pencurian dan 30 kasus pada triwulan kedua.
Kasus penganiayaan sebut Dahlan, juga masih cukup tinggi di Timika. Polres Mimika menangani 30 kasus penganiayaan pada triwulan pertama dan kedua.
"Ini (kasus penganiayaan) yang terlapor ke Kantor Polres Mimika kalau tidak dilaporkan mungkin lebih dari itu," ujarnya.
Spesifik pada kasus pengeroyokan yang dilaporkan di Polres Mimika, yaitu 15 kasus pada triwulan pertama dan 14 kasus di triwulan kedua.
"Akhir akhir ini kita masih mendengar di beberapa titik atau ruas jalan terjadi jambret. Dan kejadiannya pada siang dan juga sore hari. Pelaku lebih menyasar kepada kelompok rentan, perempuan," katanya.
Dari aspek tertib lalulintas, pelanggaran terbanyak adalah pengendara tidak menggunakan helm, dengan jumlah 104 kasus. Pelanggaran umum seperti tidak menggunakan spare part standar seperti knalpot, tidak memiliki lampu dan tak punya rem. Menurutnya, banyak kendaraan yang tidak layak tapi tetap melaju di jalanan Kota Timika.
"Penyebab kecelakaan salah satunya adalah mabuk, melanggar batas kecepatan, lalai atau lengah dan tidak tertib," ungkapnya.
Pada triwulan pertama, Satlantas Polres Mimika menerima laporan 31 kasus kecelakaan, 9 orang meninggal dunia. Triwulan kedua 22 kasus, 3 orang meninggal dunia.
Menyikapi hal itu, Polres Mimika telah melakukan operasi terpusat setiap tahun. Selain itu ada pula operasi yang rutin berupa razia dan sweeping. (Fachruddin Aji)