Demi Keselamatan Bersama, Bupati Minta Masyarakat Hentikan Pesta Pernikahan
Bupati Mimika, Eltinus Omaleng. Foto: Anti Patabang/Papua60detik
Bupati Mimika, Eltinus Omaleng. Foto: Anti Patabang/Papua60detik

Papua60detik - Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis mikro di Mimika yang sudah berlangsung selama satu minggu belum memberi dampak signifikan. Terbukti kasus baru covid-19 belum juga menurun.

Dari data terakhir yang diterima Papua60detik.id, kasus aktif positif covid-19 di Mimika sebanyak 644 kasus.

Menyikapi hal ini, Bupati Mimika, Eltinus Omaleng meminta semua hajatan terutama resepsi pernikahan dihentikan sementara waktu. Setiap hajatan atau pesta selalu berpotensi mengumpulkan banyak orang dan tentu rawan terjadi penularan covid-19 secara massif.

Menurutnya ini sebagai salah satu langkah menekan penyebaran covid-19 di Kabupaten Mimika. Ia berharap masyarakat bisa mengerti dan mendukung pemerintah agar Mimika lekas bisa menekan penularan covid-19

“Jadi saya harap supaya acara nikah itu sabar dulu. Stop dulu. Tongkonan itu selalu acara nikah-nikah. Toraja banyak penuh sekarang di bawah (RSUD). Itu tidak boleh. Juga Bugis Makassar, ada pesta-pesta pernikahan. Itu sudah meningkat di Timika ini,” ungkapnya saat ditemui di Gedung Terminal A Bandara Mozes Kilangin Timika, Kamis (15/7/2021).

Soalnya bukan saja kasus yang terus bertambah, tapi dibarengi dengan semakin banyaknya pasien gejala berat dan kritis. Situasi ini membuat Mimika sekarang sedang mengalami kirisis oksigen dan tempat tidur di rumah sakit

“Jadi saya harap supaya masyarakat mengerti dulu lah, takut pemerintah dulu. Kita jaga keselamatan dulu. Kalau kita bicara oksigen dan lain-lain. Oksigen ini sudah kurang ini. Mo pakai apa. Jadi acara itu stop dulu,” tutupnya. (Anti Patabang)