Ditembak di Puncak, Udin Dimakamkan di Kampung Halamannya, Barru Sulsel
Papua60detik - Jenazah Udin (41) seorang tukang ojek yang ditembak di Kampung Eromaga, Ilaga Kabupaten Puncak dievakuasi ke Kabupaten Mimika, Kamis (15/4/2021).
Kedatangan jenazah di terminal Bandara UPBU Mozes Kilangin disambut oleh keluarga besar masyarakat Sulawesi Selatan sekitar pukul 09.50 WIT.
Jenazah langsung dibawa ke RSUD Mimika sebelum diberangkatkan ke kampung halaman, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan untuk dimakamkan.
Isak tangis sang istri pun menemani kepergian korban yang berprofesi sebagai tukang ojek sejak tahun 2016.
Wiwin, keponakan korban menjelaskan, sejak penembakan yang dialami korban pada Rabu (14/4/2021) kemarin, aktivitas ojek penumpang dibatasi di Ilaga.
Meski situasi di kota Ilaga terbilang kondusif, warga sekitar masih merasa ketakutan.
"Sejak kejadian kemarin, sudah ada imbauan pembatasan," ujarnya saat ditemui Papua60detik di RSUD Mimika.
Mewakili masyarakat setempat, Wiwin meminta kepada Pemerintah Daerah untuk bisa memberikan jaminan keamanan.
"Kami datang untuk mencari nafkah tapi malah mendapat perlakuan seperti ini dari KKB di sana. Kami mohon Pemerintah menjaga keamanan disana, sehingga kami bisa hidup tentram," harapnya.
Udin tewas dengan luka tembak pada bagian samping kanan kepala tembus pipi kanan dan di bagian dada kanan tembus pinggang sebelah kiri.
Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D Fakhiri menyebut, pelaku penembakan merupakan anggota KKB pimpinan Legakak Telenggen.
Dalam rilis Humas Polda Papua, disebutkan, korban ditembak sekitar pukul 13.59 WIT saat perjalanan pulang ke Kota Ilaga setelah mengantar penumpangnya dari pedalaman. (Salmawati Bakri)